Destinasi Wisata Pronojiwo Aman untuk Dikunjungi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 20 Nov 2025 20:19 WIB ·

Destinasi Pronojiwo Tetap Aman, Pemerintah Gencarkan Edukasi Abu Vulkanik


 Destinasi Pronojiwo Tetap Aman, Pemerintah Gencarkan Edukasi Abu Vulkanik Perbesar

Aktivitas Gunung Semeru meningkat, namun destinasi wisata di Kecamatan Pronojiwo masih berada dalam kondisi aman. Pemerintah tidak hanya memantau situasi lapangan, tetapi juga memberikan edukasi tentang risiko abu vulkanik kepada pengunjung, pengelola, dan warga sekitar.

Di antara seluruh lokasi wisata, hanya Taman Bunga Puspa Adi Warna yang terkena abu vulkanik ringan. Dampak ini tidak membahayakan pengunjung, namun menjadi pengingat penting untuk meningkatkan pemahaman tentang cara menghadapi material vulkanik secara aman.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Galih Permadi, menjelaskan bahwa petugas sudah melakukan langkah cepat.

“Pagi ini kami melakukan penyiraman untuk membersihkan abu. Kami juga memberikan edukasi langsung tentang penggunaan masker, menjaga jarak aman, dan memantau arah angin. Tujuannya agar pengunjung dan pengelola memahami risiko dan mampu bertindak aman,” ujar Galih, Kamis (20/11/2025).

Pemerintah mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat untuk memperkuat mitigasi. Edukasi ini membantu pengelola wisata tetap tenang, melakukan tindakan pencegahan, dan menjaga keselamatan pengunjung.

“Keselamatan warga dan pengunjung menjadi prioritas. Pembersihan penting, tetapi pemahaman risiko tidak kalah pentingnya,” lanjut Galih.

Tim juga terus memantau destinasi lain di Pronojiwo. Mereka siap memberikan arahan jika abu bergerak ke area wisata yang lebih luas.

Langkah ini menunjukkan bahwa penanganan bencana di Lumajang tidak hanya bersifat responsif. Pemerintah juga bertindak proaktif dan edukatif agar masyarakat tetap aman, siap, dan mampu menghadapi potensi bahaya dengan bijak.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah