Destinasi Wisata Pronojiwo Aman untuk Dikunjungi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 20 Nov 2025 20:19 WIB ·

Destinasi Pronojiwo Tetap Aman, Pemerintah Gencarkan Edukasi Abu Vulkanik


 Destinasi Pronojiwo Tetap Aman, Pemerintah Gencarkan Edukasi Abu Vulkanik Perbesar

Aktivitas Gunung Semeru meningkat, namun destinasi wisata di Kecamatan Pronojiwo masih berada dalam kondisi aman. Pemerintah tidak hanya memantau situasi lapangan, tetapi juga memberikan edukasi tentang risiko abu vulkanik kepada pengunjung, pengelola, dan warga sekitar.

Di antara seluruh lokasi wisata, hanya Taman Bunga Puspa Adi Warna yang terkena abu vulkanik ringan. Dampak ini tidak membahayakan pengunjung, namun menjadi pengingat penting untuk meningkatkan pemahaman tentang cara menghadapi material vulkanik secara aman.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Galih Permadi, menjelaskan bahwa petugas sudah melakukan langkah cepat.

“Pagi ini kami melakukan penyiraman untuk membersihkan abu. Kami juga memberikan edukasi langsung tentang penggunaan masker, menjaga jarak aman, dan memantau arah angin. Tujuannya agar pengunjung dan pengelola memahami risiko dan mampu bertindak aman,” ujar Galih, Kamis (20/11/2025).

Pemerintah mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat untuk memperkuat mitigasi. Edukasi ini membantu pengelola wisata tetap tenang, melakukan tindakan pencegahan, dan menjaga keselamatan pengunjung.

“Keselamatan warga dan pengunjung menjadi prioritas. Pembersihan penting, tetapi pemahaman risiko tidak kalah pentingnya,” lanjut Galih.

Tim juga terus memantau destinasi lain di Pronojiwo. Mereka siap memberikan arahan jika abu bergerak ke area wisata yang lebih luas.

Langkah ini menunjukkan bahwa penanganan bencana di Lumajang tidak hanya bersifat responsif. Pemerintah juga bertindak proaktif dan edukatif agar masyarakat tetap aman, siap, dan mampu menghadapi potensi bahaya dengan bijak.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Tanah Sitaan Diduga Bersertifikat Baru, Dokter Kandungan Dilaporkan ke Polisi

16 Juni 2026 - 20:28 WIB

Trending di Daerah