Posko Pengungsian Jadi Ruang Bermain, Anak-Anak Semeru Ceria Bermain Kereta Api Bersama Polwan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 22 Nov 2025 06:46 WIB ·

Posko Pengungsian Jadi Ruang Bermain, Anak-Anak Semeru Ceria Bermain Kereta Api Bersama Polwan


 Posko Pengungsian Jadi Ruang Bermain, Anak-Anak Semeru Ceria Bermain Kereta Api Bersama Polwan Perbesar

Lumajang, – Suasana posko pengungsian SDN 4 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, berubah menjadi ruang bermain penuh tawa saat belasan polisi wanita (Polwan) Polres Lumajang mengajak anak-anak pengungsi erupsi Semeru bermain permainan kereta api, Sabtu (22/11/2025).

Tempat yang biasanya dipenuhi kecemasan dan kesedihan, mendadak menjadi arena penuh keceriaan. Ketika para polwan tiba membawa kardus berisi makanan ringan dan permainan, anak-anak langsung bersorak. “Yeeey ada polisi!” teriak seorang bocah yang membuat seluruh anak lain berlari mendekat dengan mata berbinar.

Kehadiran para polwan membuat posko itu seolah menjadi zona aman tempat anak-anak bisa melupakan ketakutan yang mereka alami beberapa hari terakhir.

Para polwan secara aktif menjemput anak-anak yang masih berada di ruang kelas, memastikan tidak ada satu pun yang terlewat. Semua diajak bergabung di lapangan sekolah yang seketika berubah menjadi taman bermain sederhana.

Permainan kereta api menjadi momen yang paling ditunggu. Anak-anak membentuk barisan panjang, mengikuti polwan yang memimpin permainan sambil bernyanyi dan berkeliling. Tawa pecah ketika mereka melewati terowongan yang diperankan dua polwan lainnya, dan setiap ada yang tertangkap mereka berteriak, Kenaaa!

Di tengah riuhnya tawa, terlihat banyak anak mulai kembali mengekspresikan rasa aman. Wajah-wajah yang sebelumnya tegang kini berubah cerah. Azril, anak asal Dusun Sumbersari, mengaku sangat senang bisa bermain lagi setelah beberapa hari penuh ketakutan.

“Diajak nyanyi, main, sama dikasih kue. Senang,” katanya sambil menggenggam permen yang baru diterimanya.

Fani, anak lainnya, bahkan mengaku betah berada di posko karena suasana yang lebih ramai dengan teman-teman sebaya. “Enak di sini, banyak temannya,” ujarnya sambil menyusul teman-temannya yang sedang bermain.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan upaya untuk menghadirkan kenyamanan psikologis bagi anak-anak.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, anak-anak bisa melupakan dampak kejadian yang mereka alami pascabencana,” ujarnya.

Menurut Alex, kegiatan pemulihan psikologis tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga lansia dan warga dewasa di pengungsian. “Kami akan terus mendampingi para pengungsi, baik dari anak-anak maupun lansia, melalui kegiatan trauma healing dan program sosial lainnya,” tuturnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perhotelan Malang Siap Sambut 100 Ribu Jemaah NU, Tarif Tetap Stabil

3 Februari 2026 - 15:57 WIB

Erupsi Semeru Picu Hujan Abu di Senduro, Warga Keluhkan Aktivitas Harian Terganggu

3 Februari 2026 - 15:07 WIB

Jalan Rusak Tergerus Lahar, Warga Lumajang Terpaksa Lewati Area Persawahan

3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut

3 Februari 2026 - 13:33 WIB

Gunung Semeru Tertutup Kabut, Aktivitas Vulkanik Level III Tetap Siaga

1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana

30 Januari 2026 - 08:06 WIB

Trending di Nasional