Pemkab Imbau Warga Kembali ke Bumi Semeru Damai, Program Relokasi Dilanjutkan di Masa Transisi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 3 Des 2025 17:18 WIB ·

Pemkab Imbau Warga Kembali ke Bumi Semeru Damai, Program Relokasi Dilanjutkan di Masa Transisi


 Pemkab Imbau Warga Kembali ke Bumi Semeru Damai, Program Relokasi Dilanjutkan di Masa Transisi Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi memasuki masa transisi pemulihan pasca-erupsi Gunung Semeru sejak Rabu (3/12/2025).

Masa transisi selama 90 hari ini bertujuan mempercepat pemulihan infrastruktur dan menata kembali kehidupan warga terdampak, termasuk melanjutkan program relokasi ke hunian tetap (huntap) di Bumi Semeru Damai (BSD), Desa Sumbermujur.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan pihaknya mendorong warga yang sudah memiliki hunian di BSD untuk segera kembali menempati rumah mereka. “Kalau kembali ke huntap, kita akan bekali logistik untuk kebutuhan sehari-hari warga,” ujar Isnugroho melalui sambungan telepon.

BPBD menegaskan program relokasi tidak berhenti di masa transisi. Warga yang belum memiliki huntap tetap diimbau mencari tempat tinggal sementara, baik di rumah saudara maupun menyewa kontrakan.

Selain itu, pemerintah tetap menyiapkan fasilitas pengungsian di lapangan SMPN 2 Pronojiwo untuk warga yang enggan pindah dari pengungsian. Dapur umum tetap beroperasi, namun hanya menyediakan stok logistik tanpa prasional.

Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan dan menormalkan kehidupan warga. Dengan menempati huntap, warga dapat menikmati hunian yang lebih aman dan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan tinggal di tenda pengungsian.

Program relokasi di BSD juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga pasca-bencana.

“Kita ingin warga segera menempati hunian tetap agar bisa mulai menata kehidupannya. Ini bagian dari pemulihan pasca-bencana yang menyeluruh,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember

3 Februari 2026 - 15:39 WIB

Trending di Daerah