Ribuan Mengungsi, Ratusan Rumah Rusak, Bupati Lumajang Beri Apresiasi ke Pihak yang Bantu Pemulihan Semeru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 5 Des 2025 08:37 WIB ·

Ribuan Mengungsi, Ratusan Rumah Rusak, Bupati Lumajang Beri Apresiasi ke Pihak yang Bantu Pemulihan Semeru


 Ribuan Mengungsi, Ratusan Rumah Rusak, Bupati Lumajang Beri Apresiasi ke Pihak yang Bantu Pemulihan Semeru Perbesar

Lumajang, – Dampak erupsi Gunung Semeru pada 19 November 2025 masih meninggalkan jejak besar bagi masyarakat Kabupaten Lumajang. Lebih dari 1.165 warga terpaksa mengungsi, 246 rumah rusak, dan sejumlah ternak serta fasilitas umum hancur.

Menyikapi hal ini, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan, baik relawan, lembaga kemanusiaan, maupun masyarakat pendukung.

“Dengan segenap kerendahan dan ketulusan hati, saya dan seluruh masyarakat Lumajang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh relawan, lembaga, dan pihak yang sudah memberikan bantuan, baik doa, dukungan, maupun materiil,” tulis Bupati Indah melalui akun media sosial pribadinya, Jumat (5/12/2025).

Erupsi Semeru menimbulkan korban materiil maupun fisik. Tiga warga mengalami luka bakar serius akibat awan panas, sementara satu bangunan SDN 2 Supiturang hancur diterjang banjir lahar hujan yang terjadi sesaat setelah awan panas melintas. Selain itu, sebanyak 182 ekor ternak mati akibat terdampak material vulkanik.

Bupati Indah menyatakan, Pemerintah Kabupaten Lumajang tidak akan mampu membalas seluruh kebaikan relawan dan lembaga yang telah bekerja tanpa pamrih. Ia juga berharap semua kebaikan tersebut mendapatkan balasan dari Tuhan.

“Mudah-mudahan seluruh amal baik bapak ibu sekalian mendapatkan balasan yang berlipat-lipat dari Allah Tuhan yang Maha Esa,” ujarnya.

Diketahui, masa tanggap darurat bencana telah resmi berakhir pada 2 Desember 2025. Saat ini, Pemkab Lumajang memulai masa transisi pemulihan infrastruktur selama 90 hari, dari 3 Desember 2025 hingga 2 Maret 2026.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional