Belajar di Tengah Bencana, Siswa SDN 2 Supiturang Hadapi Tantangan Konsentrasi di Tenda Darurat - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 5 Des 2025 08:59 WIB ·

Belajar di Tengah Bencana, Siswa SDN 2 Supiturang Hadapi Tantangan Konsentrasi di Tenda Darurat


 Belajar di Tengah Bencana, Siswa SDN 2 Supiturang Hadapi Tantangan Konsentrasi di Tenda Darurat Perbesar

Lumajang, – Dampak erupsi Gunung Semeru tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga psikologis bagi para siswa SDN 2 Supiturang. Sebanyak 94 siswa kini harus belajar di tenda darurat setelah sekolah mereka hancur diterjang bencana pada 19 November 2025.

Awalnya, para siswa belajar di SDN 1 Supiturang sejak 24 November 2025. Namun, orang tua meminta agar anak-anak dipindahkan ke lokasi yang lebih dekat dengan rumah mereka. Akhirnya, Kemendikdasmen menyiapkan tenda darurat di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Menurut Ali Kriswanto, guru SDN 2 Supiturang, lokasi tenda darurat cukup aman untuk sementara, namun kondisi belajar masih jauh dari ideal. “Insya Allah lebih aman untuk sementara, ada 94 siswa di sekolah darurat ini,” kata Ali pada Jumat (5/12/2025).

Kondisi belajar di tenda darurat menimbulkan tantangan psikologis dan konsentrasi bagi siswa. Vina, siswa kelas V, mengaku terganggu oleh suara kendaraan yang terdengar jelas, suhu dingin, dan ruang yang harus menampung tiga kelas sekaligus. Ia mengeluhkan kesulitan menangkap penjelasan guru, apalagi menjelang ujian.

“Tidak nyaman, dingin, dan kurang konsentrasi. Yang guru jelaskan kadang tidak bisa masuk, padahal ini mau ujian,” keluh Vina.

Meski demikian, siswa tetap bersemangat belajar, sambil berharap pemerintah segera membangun sekolah baru yang aman dari bencana.

“Harapannya dibuatkan sekolah baru yang aman dari erupsi Semeru,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional