Bank Indonesia Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Naik 19,7 Persen YoY di November 2025 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 20 Des 2025 13:37 WIB ·

Bank Indonesia Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Naik 19,7 Persen YoY di November 2025


 Bank Indonesia Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Naik 19,7 Persen YoY di November 2025 Perbesar

Surabaya, – Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur memprakirakan kinerja penjualan eceran di Kota Surabaya pada November 2025 meningkat signifikan secara tahunan.

Berdasarkan Survei Penjualan Eceran (SPE), Indeks Penjualan Ritel (IPR) diprediksi mencapai 489,4 atau tumbuh sebesar 19,7 persen dibandingkan November 2024 (yoy).

Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan tahunan pada September 2025 yang tercatat sebesar 19,1 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, mengatakan bahwa pertumbuhan penjualan eceran didorong oleh meningkatnya permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

“Kelompok yang memimpin pertumbuhan antara lain suku cadang dan aksesori, barang budaya dan rekreasi, serta subkelompok sandang,” ujar Ibrahim, Sabtu (20/12/2025).

Meski begitu, beberapa kelompok barang tercatat mengalami kontraksi, meskipun tidak sedalam realisasi Oktober 2025. Kelompok yang terkontraksi meliputi bahan bakar kendaraan bermotor, peralatan informasi dan komunikasi, serta perlengkapan rumah tangga lainnya.

“Secara bulanan, kinerja penjualan diprakirakan tumbuh melambat sebesar 0,0 persen (month-to-month/mtm), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 0,4 persen pada Oktober 2025. Perlambatan ini terjadi terutama pada kelompok suku cadang dan aksesori serta subkelompok sandang,” katanya.

Sementara itu, terdapat beberapa kelompok yang justru mengalami peningkatan dibanding Oktober 2025, antara lain bahan bakar kendaraan bermotor, peralatan informasi dan komunikasi, serta barang budaya dan rekreasi.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau diperkirakan mengalami kontraksi dibanding bulan sebelumnya, meski secara tahunan tetap mencatat pertumbuhan positif.

“Kinerja penjualan eceran Surabaya yang terjaga positif sejalan dengan tren nasional. IPR Nasional pada Oktober 2025 tercatat sebesar 219,7 atau tumbuh 4,3 persen (yoy), meningkat dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 3,7 persen (yoy),” jelasnya.

Pertumbuhan positif juga tercatat pada beberapa kelompok meski melambat, seperti suku cadang dan aksesori serta peralatan informasi dan komunikasi, seiring meningkatnya permintaan pada sejumlah event tahunan regional, termasuk Pekan Raya Jatim dan Jatim Fest.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perhotelan Malang Siap Sambut 100 Ribu Jemaah NU, Tarif Tetap Stabil

3 Februari 2026 - 15:57 WIB

Erupsi Semeru Picu Hujan Abu di Senduro, Warga Keluhkan Aktivitas Harian Terganggu

3 Februari 2026 - 15:07 WIB

Jalan Rusak Tergerus Lahar, Warga Lumajang Terpaksa Lewati Area Persawahan

3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut

3 Februari 2026 - 13:33 WIB

Gunung Semeru Tertutup Kabut, Aktivitas Vulkanik Level III Tetap Siaga

1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana

30 Januari 2026 - 08:06 WIB

Trending di Nasional