Siswa SMA Lumajang Jadi Agen Anti-Korupsi, Bupati: Ingatkan Orang Tua Saat Kerja - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 22 Des 2025 18:28 WIB ·

Siswa SMA Lumajang Jadi Agen Anti-Korupsi, Bupati: Ingatkan Orang Tua Saat Kerja


 Siswa SMA Lumajang Jadi Agen Anti-Korupsi, Bupati: Ingatkan Orang Tua Saat Kerja Perbesar

Lumajang, – Ratusan siswa SMA di Lumajang menjadi fokus perhatian dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar di Gor Wirabhakti, Senin (22/122025).

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memberikan apresiasi khusus kepada para pelajar yang hadir. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai agen pengingat dalam keluarga dan lingkungan sekitar.

“Ketika mereka hadir di acara ini, tentu sangat membantu. Anak-anak bisa mengingatkan orang tua mereka sebelum berangkat kerja, agar tetap jujur dan tidak melakukan korupsi,” katanya.

Dalam sambutannya, Indah menyampaikan kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan informasi, tetapi juga membentuk kesadaran moral. “Anak-anak yang hadir diharapkan mampu menularkan semangat anti-korupsi kepada keluarga dan teman-temannya,” tuturnya.

Ia pun berencana untuk mengundang lebih banyak pelajar pada peringatan Hakordia berikutnya agar dampak edukatifnya semakin luas.

Sejarah Hari Antikorupsi Sedunia dimulai ketika Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 9 Desember 2003 sebagai hari resmi peringatan.

Keputusan tersebut diambil 40 hari setelah PBB menyetujui Perjanjian Antikorupsi di Merida, Meksiko. Sejak itu, peringatan ini dijadikan momentum global untuk menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan integritas.

Bupati Indah menegaskan, melawan korupsi adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk generasi muda. “Dengan anak-anak sebagai agen anti-korupsi, kita berharap budaya jujur dan bertanggung jawab bisa tumbuh sejak dini. Ini langkah sederhana, tapi berdampak besar bagi masa depan bangsa,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah