Menuju Pemerintahan Digital, Pemkab Lumajang Matangkan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 22 Des 2025 20:58 WIB ·

Menuju Pemerintahan Digital, Pemkab Lumajang Matangkan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE


 Menuju Pemerintahan Digital, Pemkab Lumajang Matangkan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan digital yang modern dan adaptif. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemkab Lumajang menggelar Presentasi Akhir Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Ruang Nararya Kirana Lantai 3 Kantor Bupati Lumajang, Senin (22/12/2025).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, jajaran Tim Koordinasi SPBE, serta perangkat daerah terkait. Presentasi akhir ini menjadi langkah strategis untuk memastikan arah pengembangan SPBE di Kabupaten Lumajang berjalan terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan SPBE bukan sekadar program teknologi informasi dan komunikasi, melainkan kebutuhan dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan di era transformasi digital.

Menurutnya, penerapan SPBE menjadi solusi atas tantangan birokrasi yang semakin kompleks serta tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat.

“SPBE bukan hanya program TIK, tetapi kebutuhan dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan modern. Melalui SPBE, kita menghadirkan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Bunda Indah menjelaskan pemerintahan digital memungkinkan proses kerja pemerintahan berlangsung lebih cepat, tepat, dan berbasis data. Hal ini diyakini dapat meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE ini akan menjadi panduan utama dalam mengembangkan sistem pemerintahan digital yang terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Lumajang,” jelasnya.

Selain meningkatkan kualitas layanan publik, implementasi SPBE juga dinilai berperan penting dalam mendukung optimalisasi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Digitalisasi proses birokrasi, termasuk pengelolaan pajak dan retribusi daerah, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses bagi masyarakat.

“Tanpa keterlibatan dan komitmen bersama seluruh OPD, tujuan besar transformasi digital daerah tidak akan tercapai secara optimal,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Bupati Lumajang Sebut Karnaval Jadi Ajang Bangkitkan Budaya Lokal

30 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Karnaval Gucialit Dongkrak UMKM dan PKL, Kadin Lumajang Dorong Digelar Rutin

29 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Desil Menentukan Nasib Bansos, Pemkab Lumajang Akui Tak Bisa Deteksi Perubahannya

27 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Kaki Tak Lagi Utuh, Semangat Tak Pernah Patah: Nanik Menjaga Usaha Warisan Sejak 1946

26 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Data Desil 1-5 Dipersoalkan, DPRD Lumajang Dorong Verifikasi Langsung ke Lapangan

26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mayat Pria Diperkirakan Berusia 58 Tahun Ditemukan di Pantai Pandanwangi Lumajang

26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Trending di Daerah