Menuju Pemerintahan Digital, Pemkab Lumajang Matangkan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 22 Des 2025 20:58 WIB ·

Menuju Pemerintahan Digital, Pemkab Lumajang Matangkan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE


 Menuju Pemerintahan Digital, Pemkab Lumajang Matangkan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan digital yang modern dan adaptif. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemkab Lumajang menggelar Presentasi Akhir Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Ruang Nararya Kirana Lantai 3 Kantor Bupati Lumajang, Senin (22/12/2025).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, jajaran Tim Koordinasi SPBE, serta perangkat daerah terkait. Presentasi akhir ini menjadi langkah strategis untuk memastikan arah pengembangan SPBE di Kabupaten Lumajang berjalan terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan SPBE bukan sekadar program teknologi informasi dan komunikasi, melainkan kebutuhan dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan di era transformasi digital.

Menurutnya, penerapan SPBE menjadi solusi atas tantangan birokrasi yang semakin kompleks serta tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat.

“SPBE bukan hanya program TIK, tetapi kebutuhan dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan modern. Melalui SPBE, kita menghadirkan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Bunda Indah menjelaskan pemerintahan digital memungkinkan proses kerja pemerintahan berlangsung lebih cepat, tepat, dan berbasis data. Hal ini diyakini dapat meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE ini akan menjadi panduan utama dalam mengembangkan sistem pemerintahan digital yang terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Lumajang,” jelasnya.

Selain meningkatkan kualitas layanan publik, implementasi SPBE juga dinilai berperan penting dalam mendukung optimalisasi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Digitalisasi proses birokrasi, termasuk pengelolaan pajak dan retribusi daerah, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses bagi masyarakat.

“Tanpa keterlibatan dan komitmen bersama seluruh OPD, tujuan besar transformasi digital daerah tidak akan tercapai secara optimal,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah