Target Empat Tahun Bebas Infrastruktur Rusak, Jember Mulai Perang Lawan Ketertinggalan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 23 Des 2025 15:50 WIB ·

Target Empat Tahun Bebas Infrastruktur Rusak, Jember Mulai Perang Lawan Ketertinggalan


 Target Empat Tahun Bebas Infrastruktur Rusak, Jember Mulai Perang Lawan Ketertinggalan Perbesar

Jember, – Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan tidak ada lagi infrastruktur rusak dalam empat tahun ke depan. Target ambisius ini dicanangkan untuk mengejar ketertinggalan daerah, khususnya di sektor pertanian yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan, ketertinggalan Jember dalam produksi pangan di Jawa Timur tidak terlepas dari kondisi infrastruktur yang memprihatinkan. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, hampir 70 persen infrastruktur pertanian di Jember saat ini dalam kondisi rusak dan tidak optimal.

“Kenapa Jember yang dulu pernah menjadi yang terbaik hari ini tercecer di urutan keempat dan kelima? Salah satu jawabannya karena infrastruktur pertanian kita banyak yang rusak,” ujar Fawait, Selasa (23/12/2025).

Ironisnya, Jember justru memiliki salah satu luas lahan pertanian terbesar di Jawa Timur. Namun, luas panen yang dihasilkan kalah dibandingkan daerah dengan lahan yang lebih sempit. Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan utama bukan pada ketersediaan lahan, melainkan pada kualitas dan fungsi infrastruktur pendukung.

Pemkab Jember, lanjut Fawait, berkomitmen melakukan pembenahan besar-besaran dengan mengalokasikan anggaran dan program pembangunan pertanian terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Jember. Program tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto.

“Program tahun 2025 ini menjadi yang terbesar dalam 40 tahun Kabupaten Jember,” katanya.

Perbaikan infrastruktur akan difokuskan pada saluran irigasi, jalan usaha tani, serta penyediaan alat dan mesin pertanian. Ribuan hektare lahan ditargetkan kembali produktif seiring dengan peningkatan kualitas infrastruktur.

Namun, tantangan besar masih membayangi. Dari hasil inventarisasi di lapangan, kebutuhan anggaran untuk perbaikan jalan di Kabupaten Jember mencapai Rp1,2 triliun. Angka tersebut jauh melampaui kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kalau hanya mengandalkan APBD, tidak mungkin selesai,” ujar Fawait.

Karena itu, Pemkab Jember akan melakukan lobi intensif ke pemerintah pusat agar pembangunan jalan dan infrastruktur pertanian dapat dituntaskan dalam kurun waktu empat tahun.
Di sisi lain, Fawait juga mengajak media dan masyarakat untuk ikut mengawasi penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian agar tidak disalahgunakan.

Pengawasan publik dinilai penting untuk memastikan program pemerintah benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.
“Yang paling penting panennya harus optimal. Infrastruktur dibangun bukan sekadar bagus secara fisik, tapi harus berdampak pada produktivitas,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Lumajang Klaim Karhutla di Blok Bantengan TNBTS Berhasil Dilokalisir di Area 3 Hektare

22 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Antrean BBM di Lumajang Dipicu Lonjakan Konsumsi Pertalite dan Biosolar saat Panen Tebu

22 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Sopir Mengaku Tak Menyadari Truknya Menabrak Balita hingga Tewas di Lumajang

21 Oktober 2026 - 20:44 WIB

TP PKK Lumajang Dorong Edukasi Berbasis Potensi dan Kondisi Lingkungan Setempat

21 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Pertamina Cek SPBU di Lumajang, Antrean Bio Solar Ganggu Aktivitas Sopir Truk

21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

BPS Catat Penduduk Miskin Lumajang Turun dari 115 Ribu Jadi 87 Ribu

21 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Trending di Daerah