Istighotsah Akhir Tahun Lumajang untuk Bersama - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 2 Jan 2026 13:58 WIB ·

Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri


 Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Perbesar

Doa Bersama Menutup Tahun 2025

Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar Istighotsah dan Doa Bersama Akhir Tahun 2025 di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu malam (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama dan ikhtiar batin untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta keteguhan iman bagi masyarakat Lumajang.

Suasana khidmat menyelimuti pendopo. Jamaah melantunkan doa dan dzikir sambil memanjatkan harapan agar tahun baru membawa kedamaian dan kesejahteraan.


Kebersamaan Lintas Unsur

Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) hadir bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, alim ulama, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan.

Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan semangat persatuan. Selain itu, kebersamaan ini memperkuat nilai religius dan empati sosial dalam membangun Lumajang.


Doa sebagai Fondasi Moral

Dalam sambutannya, Bunda Indah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir. Ia menegaskan bahwa doa bersama bukan sekadar agenda seremonial.

Sebaliknya, doa berperan sebagai fondasi moral dan spiritual dalam menghadapi tantangan pembangunan dan ujian kehidupan.

“Terima kasih atas kebersamaan malam ini. Semoga doa-doa yang kita panjatkan menjadi penguat bagi Lumajang agar senantiasa mendapat keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan,” tutur Bunda Indah.


Imbauan Maknai Malam Tahun Baru dengan Empati

Pada momentum pergantian tahun, Bunda Indah mengimbau masyarakat mengisi malam tahun baru dengan kegiatan bernilai ibadah dan refleksi diri.

Oleh karena itu, ia mengajak warga menghindari euforia berlebihan, seperti penggunaan petasan dan kembang api. Ia menyampaikan imbauan tersebut sebagai wujud kepekaan sosial.

“Pergantian tahun hendaknya kita maknai dengan doa dan kepedulian. Saat saudara-saudara kita masih berjuang menghadapi bencana, sudah sepatutnya kita menahan euforia dan mengedepankan empati,” tegasnya.


Doa untuk Korban Bencana

Dalam kesempatan itu, Bunda Indah juga memanjatkan doa khusus bagi masyarakat yang terdampak bencana alam. Ia menekankan pentingnya solidaritas sosial sebagai nilai luhur yang harus terus dijaga.

“Semoga saudara-saudara kita yang terdampak bencana diberikan kekuatan, ketabahan, serta kemudahan dalam menghadapi setiap ujian dari Allah SWT,” ujarnya.


Evaluasi Diri Aparatur Pemerintah

Lebih lanjut, Bupati Lumajang mengajak seluruh aparatur pemerintah menjadikan akhir tahun sebagai sarana evaluasi diri. Menurutnya, refleksi menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Saya berharap akhir tahun ini menjadi titik refleksi agar ke depan kita dapat bekerja lebih baik, lebih tulus, dan lebih responsif melayani masyarakat Lumajang,” imbuhnya.


Tausiyah Penuh Makna

Kegiatan istighotsah juga menghadirkan tausiyah dari Haji As’at Malik, Bupati Lumajang periode 2015–2018. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah memperkuat keimanan dan meningkatkan rasa syukur.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa setiap ujian kehidupan menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Harapan Menyongsong Tahun Baru

Istighotsah dan doa bersama berlangsung penuh kekhusyukan. Kegiatan ini menutup tahun 2025 dengan makna yang mendalam.

Melalui doa dan kebersamaan, masyarakat berharap Kabupaten Lumajang senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, tumbuh dalam kedamaian, dan melangkah menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Jember Tenggelam Setiap Tahun, Apakah Pola Penanganan Banjir Hanya Rutinitas Seremonial?

19 Februari 2026 - 07:02 WIB

PDIP Jember Dorong Solusi Jangka Panjang Banjir, Bukan Sekadar Bantuan Pasca Bencana

18 Februari 2026 - 09:21 WIB

Pemkot Malang Siapkan Aturan Pasar Takjil Ramadhan 2026, Jam Operasional Akan Dibatasi

18 Februari 2026 - 09:08 WIB

Banjir Surabaya di Osowilangun Dipicu Tumpukan Sampah, Petugas Siaga 24 Jam

17 Februari 2026 - 11:47 WIB

Cuaca Terburuk 20 Tahun, Jember Siaga Menghadapi Potensi Banjir Bandang

17 Februari 2026 - 11:36 WIB

Trending di Daerah