Ketika Legislator Turun Tangan Langsung, DPRD Menambal Celah Program Pemerintah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Kesehatan dan Olah Raga · 9 Jan 2026 12:55 WIB ·

Ketika Legislator Turun Tangan Langsung, DPRD Menambal Celah Program Pemerintah


 Ketika Legislator Turun Tangan Langsung, DPRD Menambal Celah Program Pemerintah Perbesar

Jember, – Tingginya angka tengkes atau stunting di Kabupaten Jember mendorong langkah yang tak lazim dilakukan wakil rakyat. Delapan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih turun tangan langsung mengintervensi keluarga stunting melalui program patungan dana, sebuah langkah yang mencerminkan pergeseran peran legislator dari fungsi pengawasan dan legislasi menjadi pelaksana aksi sosial.

Langkah tersebut dilakukan di tengah prevalensi stunting Jember yang masih mencapai 30,3 persen berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Artinya, tiga dari sepuluh balita di Jember mengalami gangguan tumbuh kembang, kondisi yang seharusnya menjadi prioritas utama kebijakan pemerintah daerah.

Teknis program dilakukan dengan skema sederhana. Masing-masing legislator Fraksi PDI Perjuangan yang duduk di berbagai komisi DPRD Jember patungan dana dan menggandeng toko kelontong di wilayah sasaran. Dengan modal Rp150.000, selama lima hingga tujuh hari toko kelontong berkewajiban menyediakan telur sebagai sumber protein bagi keluarga dengan anak terindikasi atau rawan stunting.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember, Edi Cahyo Purnomo, mengatakan suplai protein hewani tersebut diharapkan mampu membantu proses pemulihan gizi anak secara bertahap.

“Suplai protein berupa telur diharapkan bisa membuat anak yang terindikasi atau rawan stunting bisa dientaskan secara bertahap,” ujar Edi, Jumat (9/1/2026).

Tidak berhenti pada pemberian bantuan, para anggota fraksi juga melakukan pemantauan perkembangan anak beberapa bulan setelah intervensi dilakukan. Pemantauan dilakukan melalui posyandu untuk melihat perubahan berat badan anak.

“Kita pantau bagaimana berat tubuh anak yang kemarin mengalami stunting atau berat badan kurang. Kami kontrol terus di posyandu. Alhamdulillah terakhir kami lihat kemarin ada kenaikan berat badan,” ucapnya.

Namun, Edi mengakui program tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran pemerintah daerah. Menurutnya, langkah Fraksi PDI Perjuangan lebih sebagai bentuk kepedulian sekaligus dorongan moral agar pemerintah hadir lebih kuat dalam penanganan stunting.

“Kami mendorong agar hal ini bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember,” imbuhnya.

Selain berdampak pada upaya penanganan stunting, program ini juga diklaim memberi efek ekonomi di tingkat lokal. Toko kelontong yang dilibatkan dalam penyediaan telur mengalami peningkatan perputaran usaha selama program berlangsung.

“Toko kelontong di wilayah yang digandeng untuk membantu penanganan stunting secara ekonomi mampu meningkatkan usahanya,” jelas Edi.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Super Flu Lebih Mudah Menular, Dinkes Lumajang Ingatkan Pentingnya Disiplin Protokol Kesehatan

20 Januari 2026 - 06:42 WIB

Stunting Tinggi, Legislator Patungan, Inisiatif Sosial yang Menagih Tanggung Jawab Pemerintah

9 Januari 2026 - 13:01 WIB

Persebaya Surabaya Menang Tipis 1-0 Atas Madura United, Kemenangan Berharga di Derbi Suramadu

4 Januari 2026 - 13:05 WIB

Dinas Kesehatan Diminta Awasi Ketat Program MBG Demi Keamanan Gizi Anak

26 Desember 2025 - 10:24 WIB

Air Rebusan Daun Ceri, Minuman Herbal Kaya Manfaat untuk Kesehatan

14 Desember 2025 - 13:49 WIB

Air Kelapa Muda, Minuman Segar Penuh Khasiat untuk Kesehatan

14 Desember 2025 - 12:42 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga