Akses Sempat Terputus, Aparat Bergerak Cepat Buka Jalur Usai Banjir Lahar Candipuro - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 7 Des 2025 17:28 WIB ·

Akses Sempat Terputus, Aparat Bergerak Cepat Buka Jalur Usai Banjir Lahar Candipuro


 Akses Sempat Terputus, Aparat Bergerak Cepat Buka Jalur Usai Banjir Lahar Candipuro Perbesar

Lumajang, – Sejumlah pemukiman di Dusun Sumberlangsep dan sekitarnya sempat terputus aksesnya akibat banjir lahar dingin yang mengalir dari Gunung Semeru, Sabtu (6/12/2025).

Material pasir, batu, dan lumpur menutup jalur utama warga, namun aparat TNI-Polri, BPBD, pemerintah desa, dan relawan bergerak cepat membuka kembali akses dalam hitungan jam.

Banjir lahar yang membawa material dalam jumlah besar sempat memutus jalur penghubung antar-dusun, membuat warga kesulitan keluar masuk wilayah terdampak.

Aliran deras yang dipicu getaran banjir dengan amplitudo 4–40 mm, tercatat oleh Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Sawur, membawa endapan material dari hulu hingga menutup badan jalan.

Beberapa dusun sempat terisolasi, namun respons cepat aparat membuat situasi tidak berlangsung lama. Petugas gabungan dikerahkan untuk membersihkan timbunan material, mengalihkan aliran air, dan memastikan jalur aman dilintasi kembali.

“Kecepatan respons semua pihak, mulai dari aparat, relawan, dan warga menjadi contoh nyata bagaimana solidaritas bisa menyelamatkan nyawa,” ujar Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono, Mingu (7/12/2025).

Meskipun 138 KK atau 512 jiwa terdampak, seluruh warga dalam kondisi selamat. Evakuasi dilakukan sejak dini saat aliran lahar mulai meningkat, sementara personel lapangan terus memantau situasi sungai dan menutup jalur yang berpotensi berbahaya.

Setelah akses kembali terbuka, pemerintah desa bersama relawan terus bekerja membersihkan material yang masih tersisa di jalan dan area permukiman. Jalur evakuasi dan posko darurat juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat kondisi Gunung Semeru masih fluktuatif.

“Dengan mematuhi arahan petugas dan tetap waspada, kita bisa meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan bersama,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional