Ancaman Banjir Lahar Meningkat, Warga Sumberlangsep Mulai Meninggalkan Bukit - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 10 Des 2025 07:10 WIB ·

Ancaman Banjir Lahar Meningkat, Warga Sumberlangsep Mulai Meninggalkan Bukit


 Ancaman Banjir Lahar Meningkat, Warga Sumberlangsep Mulai Meninggalkan Bukit Perbesar

Lumajang, – Ancaman banjir lahar dengan intensitas lebih besar membuat warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, akhirnya memutuskan meninggalkan bukit tempat mereka bertahan selama tiga hari terakhir.

Setelah sebelumnya enggan mengungsi karena ingin tetap dekat dengan keluarga dan menjaga harta bendanya, kondisi alam yang tak menentu memaksa mereka turun ke posko pengungsian.

Siti Aminah, salah satu warga yang akhirnya mengungsi ke Balai Desa Jugosari, mengaku berat meninggalkan kampung halamannya. Rumahnya kini telah terpendam material pasir akibat banjir sebelumnya, sehingga tidak mungkin lagi dihuni.

“Kalau tetap di bukit juga was-was. Takut kalau ada banjir susulan lebih besar dari kemarin,” katanya, Rabu (10/12/2025).

Meski jarak posko pengungsian hanya berjarak sekitar dua kilometer dari Dusun Sumberlangsep, suasana perpisahan tetap terasa dramatis.

Warga yang masih bertahan di bukit memeluk satu per satu keluarga mereka yang akhirnya memilih mengungsi. Tangis pecah ketika Aminah bersama anaknya menuruni bukit menuju posko. Seorang anggota keluarga bahkan memberi pesan kepada sang anak. “Jangan nakal ya di pengungsian. Kita nanti kumpul lagi di Sumberlangsep,” kata Rukmini menahan tangis.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho menegaskan imbauan untuk mengungsi dilakukan bukan tanpa alasan. Prediksi BMKG menunjukkan ancaman cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga akhir Desember, sehingga risiko terjadinya banjir lahar susulan sangat tinggi.

“Kami terus mengimbau warga agar mengungsi. Kalau mereka sudah berada di posko, akan lebih mudah bagi petugas memberikan bantuan jika kondisi memburuk,” jelas Isnugroho.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Erupsi Semeru Disertai Awan Panas 4,5 Kilometer dan Kolom Abu 1.000 Meter

19 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi Mahasiswa menggugat, Enam Tuntutan Dibawa ke DPRD Lumajang

18 Juni 2026 - 15:12 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Perhatian Warga Lumajang, Antrean Pertalite Mengular

11 Juni 2026 - 08:47 WIB

Pelemahan Rupiah Mulai Tekan Harga Kebutuhan Pokok di Lumajang

9 Juni 2026 - 15:22 WIB

Dampak Pelemahan Rupiah, Harga Ban Motor di Lumajang Kini Tembus Rp 325 Ribu

7 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dari Surabaya ke Pegangsaan Timur: Jejak Panjang Bung Karno Menuju Proklamasi Kemerdekaan

6 Juni 2026 - 16:25 WIB

Trending di Nasional