Jember, – Konsistensi perencanaan anggaran Pemerintah Kabupaten Jember kembali menjadi sorotan. Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mempertanyakan hilangnya anggaran perbaikan atap Jember Sport Garden (JSG) dalam APBD 2026, padahal fasilitas tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) Jawa Timur 2026.
Candra mengungkapkan, dalam APBD awal tahun 2025 telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 500 juta untuk perbaikan atap stadion JSG. Namun, saat dilakukan penelusuran ulang dan dicermati dalam dokumen APBD 2026, alokasi anggaran tersebut tidak lagi tercantum.
“Kami melihat di APBD awal 2025 sudah dianggarkan Rp 500 juta untuk perbaikan atap. Namun ketika kami tanyakan kembali dan melihat dokumen APBD 2026, ternyata anggaran itu sudah tidak ada,” kata Candra, Minggu (11/1/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan ketimpangan antara perencanaan anggaran dan kebutuhan riil daerah. Terlebih, Kabupaten Jember akan menjadi tuan rumah Forprov Jawa Timur 2026 dengan target raihan 10 medali emas, yang sebagian besar kegiatan akan memanfaatkan fasilitas JSG.
“Sebagai tuan rumah, tentu beban Jember menjadi berat. Target prestasi tinggi, tapi fasilitas yang ada justru belum memadai,” ujarnya.
Candra menilai, tanpa perbaikan atap dan pembenahan fasilitas lainnya, Stadion JSG yang menjadi kebanggaan masyarakat Jember berpotensi menampilkan wajah kurang baik di mata daerah lain yang datang mengikuti Forprov.
Ia menambahkan, pembenahan JSG ke depan tidak bisa berhenti pada atap semata. Perawatan rumput, sarana penunjang, hingga lapangan olahraga lain milik Pemkab Jember juga perlu masuk dalam prioritas anggaran.
“Stadion ini dibangun sejak 2012 dan diresmikan 2015 dengan anggaran sekitar Rp 200 miliar. Sudah seharusnya ada perencanaan perawatan yang berkelanjutan, apalagi akan dipakai untuk agenda besar tingkat provinsi,” tegasnya.
Tinggalkan Balasan