Awan Panas Guguran Semeru Capai 5 Kilometer, BPBD Ingatkan Bahaya Susulan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Nasional · 14 Jan 2026 18:22 WIB ·

Awan Panas Guguran Semeru Capai 5 Kilometer, BPBD Ingatkan Bahaya Susulan


 Awan Panas Guguran Semeru Capai 5 Kilometer, BPBD Ingatkan Bahaya Susulan Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Rabu (14/1/2026) siang. Erupsi tersebut memicu awan panas guguran yang meluncur sejauh 5 kilometer ke arah tenggara, tepatnya di kawasan Besuk Kobokan.

Aktivitas erupsi Gunung Semeru terekam di seismogram Pos Pengamatan Gunung Semeru dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 3.000 detik. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau siaga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi bahaya susulan akibat aktivitas vulkanik Gunung Semeru.

“Gunung Semeru mengalami erupsi dengan mengeluarkan awan panas guguran sejauh 5 kilometer ke arah Besuk Kobokan,” katanya.

BPBD Lumajang mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi awan panas susulan, guguran lava, serta ancaman lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.

“Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer dari puncak,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketika Batik Lumajang Naik Panggung, Tradisi Bertemu Kreativitas Fashion

11 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Ketika Nusantara Menjadi Puisi, Kandangtepus Menuliskannya Lewat Gerak Tari

10 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Karhutla Dilaporkan Meluas di Perbatasan Lumajang-Probolinggo, Perhutani Siagakan Petugas

9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Jika Ada Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Lumajang Tak Mau Langsung Menyebut Keracunan

8 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Desil di Berkas Berbeda dengan Aplikasi, Dinsos Lumajang Coret Pendaftar Beasiswa

7 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Jalan Terlalu Curam, Petugas Belum Bisa Padamkan Api di Perbukitan Argosari

6 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Trending di Nasional