Badan Geologi Temukan Scoria Cones di Puncak Semeru, Tanda Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 24 Okt 2025 14:16 WIB ·

Badan Geologi Temukan Scoria Cones di Puncak Semeru, Tanda Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi


 Badan Geologi Temukan Scoria Cones di Puncak Semeru, Tanda Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi Perbesar

Lumajang, – Badan Geologi mengungkap terbentuknya scoria cones atau gunung berapi kecil di puncak Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Fenomena ini menjadi indikator meningkatnya aktivitas vulkanik dan berpotensi memicu guguran lava pijar maupun awan panas dalam waktu dekat.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menjelaskan terbentuknya scoria cones terjadi akibat penumpukan material hasil ribuan letusan yang terjadi dalam dua pekan terakhir.

Berdasarkan hasil pengamatan periode 1-15 Oktober 2025, Pos Pengamatan Gunung Api Semeru mencatat 1.129 kali gempa letusan, 23 kali gempa guguran, 91 kali gempa hembusan, serta 5 kali tremor harmonik.

Baca juga: Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Lestarikan Satwa, Rawat Enam Rusa Tutul dari Istana Bogor

“Akumulasi material hasil erupsi, baik letusan maupun aliran lava, membentuk scoria cones yang berpotensi menjadi sumber guguran lava pijar dan awan panas,” kata Wafid dalam keterangan tertulis, Jumat (24/10/2025).

Selain potensi awan panas, Badan Geologi juga memperingatkan ancaman banjir lahar hujan di sepanjang aliran sungai yang berhulu ke Gunung Semeru. Endapan material panas yang menumpuk di dasar sungai dapat bereaksi dengan air hujan dan memicu aliran lahar atau erupsi sekunder.

Baca juga:Gotong Royong Ekonomi Rakyat, Strategi Koperasi Lumajang Hadapi Kendala Modal

Meski aktivitas vulkanik masih tinggi, evaluasi menunjukkan tekanan tubuh gunung api mulai menurun. Karena itu, Badan Geologi menetapkan status Gunung Semeru tetap berada di Level II (Waspada).

Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di sektor tenggara sejauh 8 kilometer dari puncak, serta menjaga jarak minimal 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini untuk mengantisipasi potensi perluasan awan panas maupun aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak.

“Waspada terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Gratiskan Layanan Rekomendasi BBM Bersubsidi untuk Usaha Mikro

5 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter di Atas Puncak

5 Agustus 2026 - 08:53 WIB

BPBD Lumajang Optimalkan Dua Pos Aju untuk Perkuat Peringatan Dini Gunung Semeru

3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

MBG Lumajang Tersendat, 16 Sekolah dan Posyandu Gagal Terima Distribusi

30 Juli 2026 - 20:07 WIB

Keluhan MBG Ramai di Media Sosial, BGN Sebut Dana Belum Cair

30 Juli 2026 - 12:20 WIB

Penutupan Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung Perkuat Hubungan Lumajang dan Bali

10 Juli 2026 - 14:31 WIB

Trending di Nasional