Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Lestarikan Satwa, Rawat Enam Rusa Tutul dari Istana Bogor - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 24 Okt 2025 13:06 WIB ·

Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Lestarikan Satwa, Rawat Enam Rusa Tutul dari Istana Bogor


 Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Lestarikan Satwa, Rawat Enam Rusa Tutul dari Istana Bogor Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan satwa. Bentuk nyata komitmen itu terlihat dari upaya Pemkab merawat enam ekor rusa totol yang baru saja diterima dari Istana Kepresidenan Bogor.

Keenam rusa tersebut kini menghuni area Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, Lumajang. Lima ekor di antaranya berjenis kelamin betina, sementara satu ekor lainnya jantan. Satwa ini rencananya akan dikembangbiakkan dan menjadi bagian dari wisata edukasi konservasi bagi masyarakat.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengatakan permintaan rusa tutul kepada Istana Bogor dilakukan sebagai langkah memperkuat fungsi kawasan wisata Glagah Arum sebagai sarana edukasi lingkungan sekaligus konservasi satwa.

Baca juga: Gotong Royong Ekonomi Rakyat, Strategi Koperasi Lumajang Hadapi Kendala Modal

“Kami berkomitmen untuk menjaga dan merawat rusa-rusa ini dengan sebaik-baiknya. Selain memperkuat edukasi lingkungan, kami berharap kehadiran rusa tutul ini menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam,” kata Yudha, Jumat (24/10/2025).

Meski sudah berada di Lumajang, Yudha menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih mengurus administrasi peralihan status kepemilikan. Selama proses tersebut berlangsung, enam rusa tutul dari Istana Bogor itu berstatus titipan sementara.

Baca juga: PD Semeru Bangkrut, Bupati Lumajang: Sementara Stagnan Hingga Anggaran Normal

“Sekarang masih diurus administrasinya, jadi statusnya sementara dititipkan,” jelasnya.

Menurut Yudha, keberadaan rusa tutul ini bukan sekadar menambah daya tarik wisata, tetapi juga menjadi media edukasi bagi masyarakat dan pelajar untuk mengenal lebih dekat pentingnya konservasi satwa dan ekosistem alam.

“Harapan kami, Bumi Perkemahan Glagah Arum menjadi laboratorium alam yang hidup. Anak-anak bisa belajar tentang satwa, keseimbangan ekosistem, dan pentingnya menjaga lingkungan secara langsung,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah