Jember, – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, Jawa Timur, sepanjang Kamis (12/2/2026) siang hingga malam hari menyebabkan banjir melanda berbagai kawasan perdesaan maupun perkotaan.
Luapan Sungai Bedadung dan Sungai Kalijompo menggenangi rumah-rumah dan jalan raya, dengan ketinggian air mencapai satu hingga satu setengah meter.
Akibat bencana ini, seorang perempuan bernama Siti Nur Fadilah meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat membersihkan rumahnya di Kaliwining, Kecamatan Rambipuji.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Rambipuji.
Evakuasi warga terdampak terus dilakukan hingga Jumat dini hari, dengan bantuan perahu karet dan jip 4×4 untuk melintasi jalan yang terendam banjir.
Fokus evakuasi diarahkan pada warga lansia dan yang sakit, terutama di Desa Rowotamtu, Curah Malang, dan Gumelar, Kecamatan Rambipuji.
Komandan Baret Rescue, David Handoko Seto, menjelaskan bahwa banjir dengan ketinggian seperti ini termasuk langka di wilayah tersebut.
“Menurut warga, baru kali ini banjir mencapai ketinggian seperti ini. Kami bersama seluruh relawan bekerja mengevakuasi warga dan memastikan mereka berada di lokasi aman,” ucap dia.
Selain kerugian jiwa, banjir juga mengganggu aktivitas masyarakat. Sepeda motor mogok karena terendam air, dan akses jalan sempat terhambat.
“Banjir setinggi ini di kawasan Curahmalang dan Gumelar tidak diprediksi. Menurut warga, baru sekali ini terjadi. Kami bersama seluruh elemen relawan melakukan evakuasi warga, terutama lansia dan warga yang sakit,” jelasnya.
Tinggalkan Balasan