Banjir Rendam 17 Desa di Jember, 3.944 KK Terdampak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 13 Feb 2026 11:39 WIB ·

Banjir Rendam 17 Desa di Jember, 3.944 KK Terdampak


 Banjir Rendam 17 Desa di Jember, 3.944 KK Terdampak Perbesar

Jember, – Banjir melanda 17 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, akibat hujan deras yang mengguyur Kamis (12/2) sore hingga Jumat dini hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edi Budi Susilo, mengatakan sebanyak 3.944 kepala keluarga (KK) terdampak bencana ini.

Luapan air dari sejumlah sungai, termasuk Sungai Dinoyo, Kaliputih, Kaliklepuh, Kalijompo, Rembangan, Bedadung, Karangbayat, dan Gondangdia, merendam permukiman warga dengan ketinggian 30 cm hingga 2 meter.

“Akibatnya, beberapa akses jalan terputus, tiga jembatan rusak, satu pondok pesantren terdampak, dan lalu lintas mengalami kemacetan di sejumlah titik,” kata dia, Jumat (13/2/2026).

Banjir paling parah terjadi di Kecamatan Rambipuji, di mana air mencapai lebih dari satu meter. Sebanyak 299 warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman, antara lain di rumah Ustaz Nurul di Dusun Krajan (60 jiwa), rumah Umar di Garuda Kidul Pasar (75 jiwa), Masjid Nurul Iman di Curah Ancar (150 jiwa), dan Balai Desa Rambipuji (14 jiwa).

Di Kecamatan Panti, sebuah jembatan di Desa Suci putus akibat diterjang arus banjir yang deras, sehingga akses warga terganggu. Sementara itu, penanganan pembersihan dan evakuasi juga dilakukan di Kampung Ledok Jember Kidul, rumah mantan Bupati Jember Hendy Siswanto, serta di Kecamatan Kaliwates dan Ajung.

Hingga saat ini, pihaknya terus menyalurkan bantuan logistik untuk dapur mandiri di beberapa titik terdampak dan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait. “Hari ini penanganan bencana masih terus dilakukan, termasuk evakuasi warga dan distribusi bantuan logistik. Rekomendasi penanganan telah diteruskan ke perangkat daerah terkait,” ujar Edi Budi Susilo.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Bandang di Jember, 1 Tewas dan Ratusan Warga Dievakuasi

13 Februari 2026 - 11:54 WIB

Banjir Bandang di Jember Rusak Jembatan dan Pondok Pesantren

13 Februari 2026 - 11:46 WIB

Ramadan 1447 H, Pemkab Lumajang Sesuaikan Jam Kerja ASN

13 Februari 2026 - 11:11 WIB

Dapur Baru, PR Lama, Limbah SPPG Alun-Alun Lumajang Dikeluhkan

13 Februari 2026 - 09:51 WIB

Insentif Rp50 Juta per RT Dikawal Ketat, Pemkot Malang Antisipasi Temuan BPK

10 Februari 2026 - 14:34 WIB

Anggaran Infrastruktur Dipangkas 50 Persen, Perbaikan Jalan Lumajang Dilakukan Bertahap

10 Februari 2026 - 09:59 WIB

Trending di Daerah