Banjir Rendam 17 Desa di Jember, 3.944 KK Terdampak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 13 Feb 2026 11:39 WIB ·

Banjir Rendam 17 Desa di Jember, 3.944 KK Terdampak


 Banjir Rendam 17 Desa di Jember, 3.944 KK Terdampak Perbesar

Jember, – Banjir melanda 17 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, akibat hujan deras yang mengguyur Kamis (12/2) sore hingga Jumat dini hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edi Budi Susilo, mengatakan sebanyak 3.944 kepala keluarga (KK) terdampak bencana ini.

Luapan air dari sejumlah sungai, termasuk Sungai Dinoyo, Kaliputih, Kaliklepuh, Kalijompo, Rembangan, Bedadung, Karangbayat, dan Gondangdia, merendam permukiman warga dengan ketinggian 30 cm hingga 2 meter.

“Akibatnya, beberapa akses jalan terputus, tiga jembatan rusak, satu pondok pesantren terdampak, dan lalu lintas mengalami kemacetan di sejumlah titik,” kata dia, Jumat (13/2/2026).

Banjir paling parah terjadi di Kecamatan Rambipuji, di mana air mencapai lebih dari satu meter. Sebanyak 299 warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman, antara lain di rumah Ustaz Nurul di Dusun Krajan (60 jiwa), rumah Umar di Garuda Kidul Pasar (75 jiwa), Masjid Nurul Iman di Curah Ancar (150 jiwa), dan Balai Desa Rambipuji (14 jiwa).

Di Kecamatan Panti, sebuah jembatan di Desa Suci putus akibat diterjang arus banjir yang deras, sehingga akses warga terganggu. Sementara itu, penanganan pembersihan dan evakuasi juga dilakukan di Kampung Ledok Jember Kidul, rumah mantan Bupati Jember Hendy Siswanto, serta di Kecamatan Kaliwates dan Ajung.

Hingga saat ini, pihaknya terus menyalurkan bantuan logistik untuk dapur mandiri di beberapa titik terdampak dan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait. “Hari ini penanganan bencana masih terus dilakukan, termasuk evakuasi warga dan distribusi bantuan logistik. Rekomendasi penanganan telah diteruskan ke perangkat daerah terkait,” ujar Edi Budi Susilo.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Agus Setiawan Ungkap Proyek di Lumajang Sempat Dikuasai Pengusaha Luar Daerah

11 April 2026 - 17:03 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Lumajang, Pertamina Tambah Pasokan 45 Persen

10 April 2026 - 19:09 WIB

Bukti Penimbunan LPG 3 Kg Diumbar ke Kapolres, Bupati Lumajang Beri Ultimatum Pangkalan

9 April 2026 - 10:38 WIB

Bupati Lumajang Kantongi Bukti Pelanggaran LPG, Pertamina Diminta Tutup Pangkalan Nakal

9 April 2026 - 09:59 WIB

Zoom Darurat LPG, Agen dan Pangkalan Diperingatkan, Harga Tak Boleh Diutak-atik

9 April 2026 - 09:51 WIB

Korban Hilang Baru Dilaporkan Setelah 3 Hari, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

8 April 2026 - 13:48 WIB

Trending di Daerah