Batu Akik SELOWARAS, Energi Alam Semeru dari Lahar Purba - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Arak-Arakan Becak Listrik Lansia Jadi Simbol Pembangunan Humanis Lumajang 100 Becak Listrik Hadiah Presiden: Napas Baru untuk Pengayuh Becak Lumajang yang Mulai Sepuh Transformasi Digital Tak Cukup dengan Infrastruktur: “Kuncinya Ada pada Pemanfaatan yang Efektif” Atlet Disabilitas Lumajang Bikin Sejarah: Sabet 3 Emas dan 1 Perak di Keparprov Jatim 2025 Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Pemerintah Perkuat Mitigasi Berbasis Informasi Resmi di Kawasan Lahar Semeru

Daerah · 3 Apr 2025 10:16 WIB ·

Batu Akik SELOWARAS, Energi Alam Semeru dari Lahar Purba


 Batu Akik SELOWARAS, Energi Alam Semeru dari Lahar Purba Perbesar

Lumajang – Di lereng Gunung Semeru, para pengrajin batu menemukan harta karun alam: Batu Akik Watu Semeru yang dikenal dengan nama “SELOWARAS”. Nama ini berasal dari kata Jawa “Selo” (batu) dan “Waras” (sembuh), menggambarkan harapan penyembuhan dan keselarasan.

Batu ini pertama kali diperkenalkan oleh Cak Sigit, seorang pengrajin batu asal Lumajang. Ia mengenalkan SELOWARAS sebagai batu yang bukan hanya indah, tetapi juga menyimpan energi penyembuhan dari lahar purba Semeru.

Secara visual, batu ini memiliki warna merah bata dengan totol-totol hijau. Warna merah melambangkan semangat dan kekuatan, sedangkan hijau menggambarkan ketenangan dan kesembuhan. Kombinasi warna ini menciptakan kesan seimbang antara panasnya energi vulkanik dan ademnya alam pegunungan.

Baca Juga : Cincin Akik Badar Besi Semeru Serat Merah: Merchandise Khas Lumajang Tembus Pasar Internasional

SELOWARAS cocok digunakan oleh siapa saja. Banyak pemakainya yang melaporkan merasa lebih sehat dan bertenaga. Beberapa bahkan merasakan pemulihan dari keluhan seperti pegal linu, sesak napas, dan tekanan darah tinggi. Batu ini dipercaya memperkuat sistem energi tubuh.

Tak hanya digunakan sebagai perhiasan, cincin dari batu ini mulai dilirik sebagai merchandise khas Lumajang. Harganya bisa mencapai satu juta rupiah per cincin. Bahkan, pembeli dari Malaysia dan Singapura mulai memburu batu langka ini.

Menurut Komunitas Watu Semeru, batu SELOWARAS hanya bisa ditemukan di Lumajang, tepatnya di endapan lahar purba Semeru. Keunikan dan filosofi kuat membuat batu ini tidak hanya bernilai estetis, tapi juga spiritual.

Pemerintah Kabupaten Lumajang diharapkan dapat mendorong potensi ini sebagai bagian dari industri kreatif dan wisata. SELOWARAS bukan sekadar batu, tapi juga warisan alam dan identitas daerah yang layak dipromosikan ke tingkat nasional dan internasional.

Artikel ini telah dibaca 817 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Pisang Mas Kirana Tinggal Ribuan Rupiah, Petani Hadapi Tekanan Ganda

31 Desember 2025 - 10:16 WIB

Dilema Politisi Pendukung Bupati, Tahu Masalah, Tapi Mengaku Tak Bisa Bicara

30 Desember 2025 - 12:39 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek APBD Jember, Infrastruktur Dikebut, Kualitas Dipertanyakan

30 Desember 2025 - 12:25 WIB

Cegah Bahaya Kebakaran, Kapolres Lumajang Larang Penggunaan Petasan dan Kembang Api

30 Desember 2025 - 10:09 WIB

Harga Urea Rp130 Ribu per Sak, Kios Resmi Beberkan Tekanan Jual di Atas HET

29 Desember 2025 - 11:46 WIB

Refleksi DPRD Jember, Pemerintahan Daerah Rawan Masalah Administrasi dan Pengawasan

29 Desember 2025 - 10:28 WIB

Trending di Daerah