Semangat gotong royong warga Dusun Rowoasri akhirnya membuahkan hasil. Setelah bertahun-tahun memanfaatkan sebuah musala sebagai tempat ibadah, masyarakat kini memiliki Masjid Baitun Najah Lumajang yang lebih representatif.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meresmikan masjid tersebut pada Sabtu (11/7/2026). Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga menghadiri peresmian itu.
Selain meresmikan masjid, panitia memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Kegiatan tersebut memperkuat rasa syukur sekaligus menunjukkan kepedulian sosial yang tumbuh bersama pembangunan masjid.
Gotong Royong Warga Wujudkan Masjid Baitun Najah
Bunda Indah mengapresiasi semangat masyarakat yang bergotong royong membangun Masjid Baitun Najah Lumajang. Menurutnya, kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan penting dalam membangun daerah.
“Saya ingin masjid ini tidak hanya digunakan untuk salat. Jadikan juga masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, tempat anak-anak muda belajar, berdiskusi, berkarya, dan melakukan kegiatan yang membawa manfaat bagi umat,” ujarnya.
Selain itu, Bunda Indah mengucapkan selamat kepada panitia, para muzaki, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi mewujudkan pembangunan masjid.
“Selamat atas diresmikannya Masjid Baitun Najah. Semoga masjid ini menjadi sumber berkah, memberikan manfaat, dan semakin memakmurkan masyarakat di sekitarnya,” katanya.
Masjid Jadi Pusat Pembinaan Generasi Muda
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menjelaskan bahwa bangunan tersebut sebelumnya merupakan musala yang telah lama digunakan warga untuk beribadah. Berkat semangat para muzaki, panitia, dan masyarakat, bangunan itu berkembang menjadi masjid yang lebih layak.
“Alhamdulillah, berkat semangat para muzaki, panitia, dan seluruh masyarakat yang bergotong royong, kini musala tersebut berkembang menjadi sebuah masjid yang lebih representatif,” ujar Mas Yudha.
Ia berharap masyarakat memanfaatkan masjid untuk berbagai kegiatan yang bermanfaat. Selain meningkatkan ibadah, masjid juga dapat menjadi tempat pembinaan remaja dan pusat kegiatan keagamaan.
Pemkab Lumajang Dorong Masjid Berperan bagi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong setiap masjid menjadi pusat aktivitas keagamaan sekaligus ruang pembinaan masyarakat. Karena itu, pemerintah mengajak pengurus masjid terus menghadirkan kegiatan yang memperkuat ilmu agama, kepedulian sosial, dan kebersamaan warga.
Bagi masyarakat Rowoasri, Masjid Baitun Najah Lumajang tidak hanya menambah rumah ibadah. Masjid ini menjadi simbol keberhasilan gotong royong, kepedulian, dan persatuan masyarakat dalam mewujudkan cita-cita bersama.
Dengan semangat tersebut, masyarakat berharap masjid terus melahirkan kegiatan yang bermanfaat. Selain mempererat persaudaraan, masjid juga diharapkan memperkuat nilai kepedulian sosial serta membangun generasi yang religius dan berakhlak mulia.
Tinggalkan Balasan