Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 14 Jul 2026 20:41 WIB ·

Ribuan Umat Hindu Padati Senduro, Bunda Indah Tegaskan Komitmen Lumajang Menjaga Toleransi Beragama


 Ribuan Umat Hindu Padati Senduro, Bunda Indah Tegaskan Komitmen Lumajang Menjaga Toleransi Beragama Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menjaga kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis. Karena itu, pemerintah mendukung berbagai kegiatan keagamaan agar setiap warga dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Komitmen tersebut terlihat saat Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri penutupan Prosesi Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung di Kecamatan Senduro, Jumat (10/7/2026). Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, turut mendampingi dalam kegiatan tersebut.

Ribuan umat Hindu dari Bali, berbagai daerah di Jawa Timur, hingga luar Pulau Jawa mengikuti prosesi sakral tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya makna Piodalan sekaligus memperlihatkan kuatnya kerukunan masyarakat di Lumajang.

Piodalan Perkuat Toleransi dan Persaudaraan

Bunda Indah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menjaga kelancaran prosesi Piodalan. Menurutnya, semua pihak berhasil menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

“Alhamdulillah, pagi ini saya bersama Mas Wakil Bupati menghadiri penutupan rangkaian Prosesi Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, aman, dan kondusif,” ujarnya.

Selain itu, Bunda Indah menilai penyelenggaraan Piodalan mencerminkan tumbuhnya nilai toleransi di tengah masyarakat. Masyarakat saling menghormati perbedaan sehingga umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh kekhidmatan.

Senduro Menjadi Simbol Kerukunan Beragama

Menurut Bunda Indah, ribuan umat Hindu yang datang dari berbagai daerah membawa dampak positif bagi Lumajang. Kehadiran mereka memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.

“Ribuan umat Hindu dari Bali, berbagai kabupaten dan kota, bahkan dari luar pulau hadir di Senduro untuk mengikuti seluruh prosesi Piodalan. Kehadiran mereka menjadi berkah bagi masyarakat karena disambut dengan suasana yang aman, nyaman, dan penuh persaudaraan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang mengikuti seluruh rangkaian prosesi sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kehidupan beragama yang harmonis. Pemerintah juga terus mendorong pelestarian budaya dan memperkuat ruang kebersamaan di tengah masyarakat.

Pemkab Lumajang Terus Rawat Keberagaman

Prosesi Piodalan menjadi peringatan hari jadi Pura Mandara Giri Semeru Agung. Setiap tahun, kegiatan ini menghadirkan ribuan umat Hindu dari berbagai wilayah di Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, Senduro tidak hanya menjadi pusat kegiatan spiritual. Di sisi lain, kawasan ini juga menjadi ruang perjumpaan yang mempererat persaudaraan, membangun rasa saling percaya, dan memperkuat penghormatan terhadap keberagaman.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menjaga kerukunan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Pemerintah mengajak seluruh masyarakat menghormati perbedaan, hidup berdampingan, dan memperkuat semangat gotong royong.

Dengan semangat toleransi tersebut, Lumajang terus membangun daerah yang aman, inklusif, dan harmonis. Selain itu, suasana yang kondusif juga mendukung pembangunan daerah serta memperkuat persatuan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang

14 Juli 2026 - 20:55 WIB

Bunda Indah Tantang Mahasiswa Unair Jadi Duta Wisata, Promosikan Keindahan Lumajang ke Indonesia

14 Juli 2026 - 20:53 WIB

180 Mahasiswa Unair Turun ke Desa, Bunda Indah Minta KKN Hadirkan Solusi Nyata untuk Masyarakat

14 Juli 2026 - 20:51 WIB

Bermula dari Musala, Gotong Royong Warga Hadirkan Masjid Baitun Najah di Lumajang

14 Juli 2026 - 20:49 WIB

Kemarau Mulai Melanda, Pemkab Lumajang Gerak Cepat Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak

14 Juli 2026 - 20:47 WIB

Bunda Indah Lantik Pengurus Majelis As-Tsuroya, Ajak Perkuat Dakwah dan Kepedulian Sosial di Lumajang

14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Trending di Daerah