BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 20 Feb 2026 14:28 WIB ·

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026


 BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026 Perbesar

Malang, – Menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Bank Indonesia (BI) Malang menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,913 triliun, meningkat 6% dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai Rp3,675 triliun.

Uang tersebut akan disalurkan melalui BI dan perbankan di wilayah kerja BI Malang, yang meliputi Kota dan Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota dan Kabupaten Pasuruan, serta Kota dan Kabupaten Probolinggo.

Kepala Perwakilan BI Malang, Indra Kuspriyadi, menjelaskan bahwa layanan penukaran uang kepada masyarakat akan dilakukan melalui berbagai cara, termasuk kas keliling, layanan terpadu, dan loket perbankan.

“Layanan penukaran uang tahun 2026 yang direncanakan oleh BI Malang dan perbankan di wilayah kerja kami tersedia di berbagai lokasi, agar masyarakat lebih mudah mengakses uang tunai,” ujar Indra pada peluncuran Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 di Kantor BI Malang, Jumat (20/2/2026).

Kas keliling ritel akan digelar 19 Februari hingga 12 Maret 2026 di 21 titik se-wilayah kerja BI Malang. Sementara layanan penukaran terpadu bersama perbankan dijadwalkan di Kantor BI Malang dan Gedung P3Gl Kota Pasuruan pada 14–15 Maret 2026. Selain itu, masyarakat juga dapat menukar uang di 50 titik perbankan pada 26–27 Februari dan 11–13 Maret 2026.

Indra menekankan, seluruh penukaran masyarakat harus melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui platform PINTAR (https://pintar.bi.go.id), hadir sendiri dengan KTP dan bukti pemesanan, untuk mengurangi antrean fisik dan menjamin keadilan distribusi.

“PINTAR mempermudah masyarakat menentukan jadwal dan lokasi penukaran sesuai preferensi, meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan,” jelasnya.

Dalam SERAMBI 2026, BI juga mengoptimalkan peran perbankan, menambah jumlah layanan dan paket penukaran, serta meningkatkan performa infrastruktur PINTAR.

Selain itu, Indra mengajak masyarakat menerapkan prinsip Cinta, Bangga, Paham Rupiah, termasuk merawat uang dengan 5J (jangan dilipat, dicoret, distapler, diremas, atau dibasahi) dan mengenali uang dengan 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

BI mendorong masyarakat untuk mendukung ekonomi dan keuangan digital melalui transaksi nontunai, memperluas kepesertaan BI-FAST, serta mendorong penyedia jasa pembayaran untuk menyiapkan infrastruktur menghadapi lonjakan transaksi selama Ramadan dan Idulfitri.

“Tema SERAMBI 2026, ‘Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah’, kami wujudkan dengan edukasi penggunaan uang yang bijak, mendukung UMKM, dan mendorong transaksi digital,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Jember Tenggelam Setiap Tahun, Apakah Pola Penanganan Banjir Hanya Rutinitas Seremonial?

19 Februari 2026 - 07:02 WIB

Trending di Daerah