Tumpak Sewu Lumajang: Keindahan Alam dan Ekonomi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 25 Agu 2026 10:14 WIB ·

Bukan Cuma Indah! Tumpak Sewu Kini Jadi Mesin Ekonomi bagi Warga Lumajang


 Bukan Cuma Indah! Tumpak Sewu Kini Jadi Mesin Ekonomi bagi Warga Lumajang Perbesar

Tumpak Sewu tidak hanya menawarkan panorama alam yang memukau. Ramainya wisatawan juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar destinasi. Aktivitas wisatawan dan pelaku usaha lokal pun ikut mendorong geliat ekonomi yang tumbuh bersama perkembangan pariwisata Lumajang.

Kondisi tersebut terlihat saat Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengunjungi kawasan wisata Tumpak Sewu bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Timur, Jumat (21/8/2026).

Dalam kunjungan itu, Dewi Natalia melihat langsung aktivitas wisatawan dan interaksi mereka dengan masyarakat serta pelaku usaha di sekitar kawasan. Ia juga melihat sejumlah wisatawan mancanegara menikmati panorama Tumpak Sewu.

“Pemandu wisatanya ramah-ramah. Saya juga tadi melihat banyak sekali wisatawan asing yang menikmati keindahan Tumpak Sewu,” ujar Dewi Natalia.

Wisatawan Datang, Peluang Usaha Ikut Terbuka

Menurut Dewi Natalia, kunjungan wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha. Semakin banyak wisatawan beraktivitas di kawasan destinasi, semakin besar pula peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan warga.

“Banyaknya kunjungan wisatawan juga memberikan dampak terhadap perekonomian, utamanya bagi pelaku UMKM yang berjualan di lokasi wisata,” katanya.

Dampak tersebut terlihat melalui berbagai kegiatan ekonomi. Wisatawan dapat membeli makanan dan minuman, produk lokal, oleh-oleh, hingga kerajinan. Selain itu, mereka juga membutuhkan jasa pemandu untuk membantu menikmati kawasan wisata.

Dengan demikian, Tumpak Sewu Lumajang tidak hanya menjadi tempat rekreasi. Destinasi ini juga menjadi ruang bertemunya wisatawan dengan berbagai produk dan jasa yang dikembangkan masyarakat setempat.

UMKM Lokal Perlu Ikut Naik Kelas

Perkembangan pariwisata tentu perlu berjalan bersama dengan pemberdayaan masyarakat. Ketika jumlah wisatawan meningkat, pelaku usaha lokal juga memiliki kesempatan untuk memperluas pasar.

Karena itu, masyarakat perlu terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Produk lokal yang menarik, pelayanan yang ramah, serta pengalaman wisata yang baik dapat membuat wisatawan memiliki kesan positif selama berada di Tumpak Sewu.

Kunjungan Dewi Natalia bersama IWAPI Jawa Timur juga menjadi kesempatan untuk melihat potensi ekonomi lokal secara langsung. Selanjutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan komunitas pariwisata dapat memperkuat manfaat ekonomi dari perkembangan destinasi.

Kolaborasi tersebut penting agar pertumbuhan wisata tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan. Lebih jauh, perkembangan pariwisata juga diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Keindahan Alam Mengalir Menjadi Manfaat Ekonomi

Tumpak Sewu memiliki daya tarik alam yang kuat. Namun, keindahan tersebut semakin bernilai ketika masyarakat sekitar ikut memperoleh manfaat dari aktivitas wisata.

Ketika wisatawan datang, membeli produk lokal, menikmati kuliner, menggunakan jasa pemandu, atau membawa pulang oleh-oleh, perputaran ekonomi ikut terjadi di tengah masyarakat.

Karena itu, perkembangan Tumpak Sewu Lumajang dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkuat ekonomi lokal. Semakin baik pengelolaan destinasi, semakin besar pula peluang masyarakat untuk mengembangkan usaha.

Pada saat yang sama, pertumbuhan ekonomi perlu tetap berjalan bersama dengan upaya menjaga lingkungan dan kenyamanan kawasan. Dengan begitu, wisatawan memperoleh pengalaman yang baik, sementara masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Tumpak Sewu akhirnya menunjukkan bahwa destinasi wisata bukan hanya tentang keindahan yang dilihat wisatawan. Di balik setiap kunjungan, terdapat peluang bagi masyarakat untuk tumbuh, berkarya, dan meningkatkan kesejahteraan melalui ekonomi lokal.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karnaval Gucialit Dongkrak UMKM dan PKL, Kadin Lumajang Dorong Digelar Rutin

29 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Desil Menentukan Nasib Bansos, Pemkab Lumajang Akui Tak Bisa Deteksi Perubahannya

27 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Kaki Tak Lagi Utuh, Semangat Tak Pernah Patah: Nanik Menjaga Usaha Warisan Sejak 1946

26 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Data Desil 1-5 Dipersoalkan, DPRD Lumajang Dorong Verifikasi Langsung ke Lapangan

26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mayat Pria Diperkirakan Berusia 58 Tahun Ditemukan di Pantai Pandanwangi Lumajang

26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Gunung Lemongan hingga Pegunungan Gajah Mungkur Rawan Karhutla, BPBD Lumajang Perkuat Mitigasi

26 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Trending di Daerah