SPBE Lumajang: Membangun Pemerintahan Digital - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 5 Sep 2025 14:34 WIB ·

Bunda Indah: Penyamaan Persepsi SPBE Jadi Pondasi Transformasi Digital Terintegrasi di Lumajang


 Bunda Indah: Penyamaan Persepsi SPBE Jadi Pondasi Transformasi Digital Terintegrasi di Lumajang Perbesar

Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital pemerintahan daerah hanya bisa tercapai jika seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman dan langkah yang seragam.

Forum Penyamaan Persepsi SPBE

Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka Forum Penyamaan Persepsi Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang digelar daring dari Ruang Mahameru Kantor Bupati, Rabu (3/9/2025).

Menurut Bunda Indah, penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE bukan hanya soal dokumen teknis, tetapi agenda strategis. Ia menyebut dokumen tersebut sebagai blueprint tata kelola pemerintahan digital yang wajib dipahami semua perangkat daerah.

“Pondasi SPBE ada pada penyamaan persepsi. Jika pondasi ini goyah, maka sistem yang kita bangun akan rapuh. Karena itu, saya tekankan pentingnya pemahaman yang sama, arah yang sama, dan tanggung jawab yang sama,” tegasnya.

Sinergi dan Integrasi Antarinstansi

Bunda Indah menjelaskan, SPBE hanya bisa berjalan efektif jika perangkat daerah bekerja tanpa sekat sektoral. Dengan persepsi yang seragam, data antarinstansi bisa terhubung, proses bisnis terintegrasi, dan layanan publik lebih cepat, transparan, serta akuntabel.

“SPBE tidak boleh berdiri secara parsial. Kita harus membangun satu ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan daerah dengan kebijakan nasional. Dengan cara itu, Lumajang bukan sekadar mengikuti arus digitalisasi, tetapi juga berperan aktif dalam ekosistem SPBE nasional menuju birokrasi digital Indonesia.

Komitmen Kolektif Perangkat Daerah

Bunda Indah menekankan, forum ini bukan hanya untuk menghasilkan kesepakatan, melainkan membangun komitmen kolektif. Karena itu, ia meminta seluruh kepala perangkat daerah tidak sekadar menyerahkan data, tetapi juga mengawal penuh penyusunan arsitektur SPBE.

“Dokumen SPBE hanya bermakna jika lahir dari data yang lengkap, akurat, dan konsisten. Kepala PD harus memastikan PIC yang ditunjuk benar-benar bekerja dengan kesungguhan dan integritas,” ujarnya.

Target Rampung Sebelum Akhir Tahun

Ia berharap forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan arah pembangunan digital Lumajang. Bunda Indah menargetkan arsitektur dan peta rencana SPBE rampung sebelum akhir tahun, sehingga bisa segera diimplementasikan demi memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penyamaan persepsi ini adalah investasi besar bagi masa depan pemerintahan kita. Dari sini kita membangun sistem yang efisien, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Forum ini menegaskan bahwa transformasi digital di Lumajang tidak dibangun dengan tambal sulam, melainkan dengan perencanaan matang, integrasi lintas sektor, serta komitmen bersama untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih responsif dan terpercaya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Jember Tenggelam Setiap Tahun, Apakah Pola Penanganan Banjir Hanya Rutinitas Seremonial?

19 Februari 2026 - 07:02 WIB

PDIP Jember Dorong Solusi Jangka Panjang Banjir, Bukan Sekadar Bantuan Pasca Bencana

18 Februari 2026 - 09:21 WIB

Pemkot Malang Siapkan Aturan Pasar Takjil Ramadhan 2026, Jam Operasional Akan Dibatasi

18 Februari 2026 - 09:08 WIB

Banjir Surabaya di Osowilangun Dipicu Tumpukan Sampah, Petugas Siaga 24 Jam

17 Februari 2026 - 11:47 WIB

Cuaca Terburuk 20 Tahun, Jember Siaga Menghadapi Potensi Banjir Bandang

17 Februari 2026 - 11:36 WIB

Trending di Daerah