Pelayanan publik bersih dan ramah di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 11 Sep 2025 12:01 WIB ·

Bunda Indah Tegaskan: Pelayanan Publik di Lumajang Harus Bersih, Ramah, dan Transparan


 Bunda Indah Tegaskan: Pelayanan Publik di Lumajang Harus Bersih, Ramah, dan Transparan Perbesar

Lensa Warta – Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), kembali menekankan pentingnya birokrasi yang bersih, terbuka, dan ramah dalam melayani masyarakat. Pesan itu ia sampaikan saat memimpin apel pagi pada kegiatan Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu) di halaman Kantor Kecamatan Pasrujambe, Selasa (9/9/2025).

Menurut Bunda Indah, aparatur pemerintah adalah pelayan masyarakat. Karena itu, sikap ramah, tulus, disiplin, dan profesional menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan.

“Kita ini pelayan masyarakat. Maka kita harus memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya. Saya ingin pemerintahan kita berjalan dengan baik, benar, dan bersih,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dan budaya kritik di lingkungan birokrasi. Pemerintah, kata Bunda Indah, tidak boleh menutup diri terhadap masukan, bahkan dari staf internal sekalipun.

“Semua orang boleh mengingatkan saya, semua staf juga boleh mengingatkan saya ketika pekerjaan saya melenceng. Kita harus bekerja dengan baik dan sesuai aturan,” tambahnya.

Program Setor Madu menjadi salah satu instrumen Pemkab Lumajang untuk mendekatkan pelayanan sekaligus menilai langsung kondisi masyarakat di kecamatan. Langkah ini diharapkan mampu mengikis jarak birokrasi dan meningkatkan kepercayaan publik.

Bunda Indah menegaskan, pelayanan publik yang baik tidak hanya bergantung pada regulasi. Aparatur harus mampu menghadirkan rasa keadilan, kenyamanan, dan kehangatan bagi warga.

“Kita bergandeng tangan membangun Lumajang. Tetap semangat dan jangan lupa tersenyum ketika melayani masyarakat,” pesannya di hadapan jajaran aparatur Pasrujambe.

Melalui Setor Madu, Pemkab Lumajang meneguhkan arah pembangunan birokrasi yang tidak hanya kuat secara sistem, tetapi juga berjiwa melayani. Komitmen inilah yang menjadi fondasi tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada rakyat.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah