Bunda Indah: Tidak Ada Ampun bagi Guru PNS dan Honorer yang Lakukan Asusila - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Pendidikan · 12 Jun 2025 18:58 WIB ·

Bunda Indah: Tidak Ada Ampun bagi Guru PNS dan Honorer yang Lakukan Asusila


 Bunda Indah: Tidak Ada Ampun bagi Guru PNS dan Honorer yang Lakukan Asusila Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan untuk memberantas segala bentuk tindakan asusila yang dilakukan oleh guru, baik PNS maupun honorer, kepada murid di wilayahnya.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara Si Pena Lusi, Sistem Penanggulangan Bencana Inklusif, yang berlangsung di gedung PKK Lumajang, Kamis (12/6/25).

Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan perilaku tidak bermoral dari pendidik tidak akan ditoleransi sedikitpun.

“Guru adalah garda terdepan dalam membangun karakter dan masa depan anak-anak kita. Jika ada yang melanggar, tidak ada ampun,” ujarnya dengan tegas.

Untuk menindaklanjuti hal ini, Bupati telah menginstruksikan Inspektorat Kabupaten Lumajang agar melakukan pengawasan ketat dan tindakan tegas terhadap setiap laporan yang masuk.

“Baik guru PNS maupun honorer yang terbukti melakukan pelanggaran akan diberhentikan dan tidak lagi diperkenankan mengajar,” tambahnya.

Bunda Indah juga menegaskan bahwa posisi guru sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Namun, integritas dan moralitas harus dijunjung tinggi sebagai syarat utama.

“Kami prioritaskan guru yang profesional dan beretika. Tapi jika melanggar kode etik dan norma kemanusiaan, maka sanksi tegas harus dijatuhkan,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menganyam Harmoni di Lereng Semeru, Keberagaman Budaya dan Adat di Kecamatan Senduro

26 Maret 2026 - 11:37 WIB

Ramadan Jadi Momentum Lahirnya Asrama Tahassus 600 Santri di Lumajang, Bupati Sebut Kebanggaan Daerah

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sungai Regoyo Meluap, 37 Siswa SD di Dusun Sumberlangsep Terpaksa Ujian dari Rumah

5 Maret 2026 - 18:24 WIB

Menelusuri Masjid Tua Lumajang, Warisan Dakwah Ulama dan Jejak Sejarah Pasca Perang Jawa

5 Maret 2026 - 12:42 WIB

Durasi Jam Pelajaran Disesuaikan, Pembelajaran Ramadan di Surabaya Tetap Efektif

17 Februari 2026 - 11:57 WIB

Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut

2 Februari 2026 - 09:20 WIB

Trending di Pendidikan