Bupati Cup Lumajang 2025, Wadah Lahirnya Bintang Catur Muda Indonesia - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 26 Okt 2025 18:43 WIB ·

Bupati Cup Lumajang 2025, Wadah Lahirnya Bintang Catur Muda Indonesia


 Bupati Cup Lumajang 2025, Wadah Lahirnya Bintang Catur Muda Indonesia Perbesar

Lumajang, – Ratusan pecatur muda dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang Bupati Cup Lumajang 2025, Minggu (26/10/2025).

Kompetisi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet sejak usia dini dapat melahirkan generasi baru pecatur berprestasi yang siap mengharumkan nama bangsa di masa depan.

Gelaran yang berlangsung meriah ini mempertemukan para atlet dari kategori U-14 dan U-18, baik putra maupun putri. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, hingga Bali dan Sumatera.

Masing-masing membawa semangat juang tinggi, disertai dukungan penuh dari orang tua dan pelatih yang setia mendampingi sepanjang pertandingan.

Baca juga: Yusuf Santriyono: Jika Hadiah Naik Jadi Rp100 Juta, Pecatur Nasional Pasti Datang ke Lumajang

Dari kategori U-18 Putra, gelar juara pertama diraih oleh Clayton Valentino Dharmanto dari Surabaya, disusul Putu Dama Aditya dari Sidoarjo di posisi kedua. Sementara itu, untuk kategori U-18 Putri, kemenangan diraih oleh Ciayi Khanesti asal Kesamben, dengan Najwa Bilqis Bilbina Mukti dari Sidoarjo sebagai runner-up.

Di kelompok usia U-14, penampilan tak kalah menarik ditunjukkan oleh para pecatur muda. Batutah Ratri Ababil dari Magetan berhasil menjadi juara pertama U-14 Putra, sementara Abigail Finlady Mellyqueen Tambunan dari Surabaya menyabet juara utama U-14 Putri. Prestasi mereka menjadi bukti bahwa talenta muda catur Indonesia terus bermunculan dari berbagai daerah.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lumajang, Ahmad Rofiq, mengungkapkan apresiasi tinggi atas semangat para peserta dan dukungan semua pihak yang terlibat.

Baca juga:Turnamen Catur Bupati Lumajang Diharapkan Jadi Agenda Tahunan dan Daya Tarik Wisata Baru

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan mental sportivitas bagi anak-anak muda.

“Kami sangat bangga melihat semangat adik-adik yang datang dari jauh untuk berkompetisi di Lumajang. Untuk yang menang, jangan sombong. Untuk yang belum juara, jangan menyerah, teruslah berlatih. Tahun depan semoga bisa tampil lebih baik,” kata Rofiq saat menutup acara.

Selain pemerintah daerah, dukungan juga datang dari sekolah luar biasa (SLB) dan komunitas olahraga di Lumajang. “Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa pembinaan olahraga, termasuk catur, bisa berkembang pesat jika didukung oleh semua elemen masyarakat,” katanya.

Anggota DPRD Lumajang dari Fraksi PDIP, Ratih Damayanti, yang turut hadir dalam penutupan acara, menegaskan pentingnya menjaga semangat dan motivasi atlet muda agar terus berkembang.

“Apapun hasilnya, tetap semangat dan terus berlatih. Siapa tahu nanti bisa go international. Ini langkah awal yang bagus untuk masa depan catur Indonesia,” kata Ratih.

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional