Bupati Indah: Lumajang Siap Jadi Destinasi Sport Tourism Unggulan Jawa Timur - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 25 Okt 2025 12:59 WIB ·

Bupati Indah: Lumajang Siap Jadi Destinasi Sport Tourism Unggulan Jawa Timur


 Bupati Indah: Lumajang Siap Jadi Destinasi Sport Tourism Unggulan Jawa Timur Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut peserta Bupati Cup Catur Lumajang 2025 dengan penuh semangat dan kebanggaan.

Dalam sambutannya, ia menegaskan Lumajang kini siap menjadi destinasi sport tourism unggulan di Jawa Timur, berbekal potensi wisata alam yang melimpah dan dukungan masyarakat yang ramah.

Menurut Bupati Indah, sekitar 90 persen destinasi wisata di Lumajang merupakan wisata alam, menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu daerah dengan kekayaan panorama terbaik di Jawa Timur.

Ia menyebut Lumajang tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai daerah wisata yang cocok untuk kegiatan olahraga berbasis alam.

Baca juga:UMKM Lumajang Dapat Dukungan dari Turnamen Catur

“Selamat datang di Kabupaten Lumajang, kabupaten yang ramah dan memiliki potensi luar biasa. Hampir 90 persen wisata kami adalah wisata alam. Karena itu, Lumajang sangat cocok menjadi destinasi sport tourism unggulan di Jawa Timur,” kata Indah dalam sambutannya di GOR Wirabhakti, Sabtu (25/10/2025).

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini mengajak para peserta untuk menjelajahi keindahan Lumajang lebih jauh. Ia menyampaikan kawasan Pernojiwo, yang disebutnya memiliki pesona alam yang tak kalah dari Bali, serta Senduro dan Ranupani, yang terletak di kaki Gunung Semeru.

Baca juga:Lumajang Akan Gelar Cabor Catur 2027, Target Pecatur Makin Banyak

“Kalau panjenengan ke Pernojiwo, rasanya seperti tidak di Lumajang. Di sana banyak turis asing yang berjalan-jalan, suasananya seperti di Bali. Di arah Senduro dan Ranupani juga luar biasa indahnya. Inilah potensi wisata alam yang kita miliki,” jelasnya.

Bupati Indah juga mengatakan, penyelenggaraan turnamen olahraga seperti Bupati Cup Catur Lumajang 2025 dapat menjadi pintu masuk pengembangan sport tourism di daerahnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memperkuat citra Lumajang sebagai kabupaten yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki daya tarik wisata kelas nasional.

“Kegiatan olahraga seperti ini sangat strategis. Selain mengasah kemampuan dan prestasi atlet, juga dapat memperkenalkan Lumajang kepada masyarakat luar. Sport tourism adalah masa depan kita,” tambahnya.

Selain catur, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong berbagai event olahraga lain seperti lari lintas alam, sepeda gunung, hingga panjat tebing yang dapat diintegrasikan dengan potensi wisata alam di berbagai kecamatan. Upaya ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan mendukung perkembangan UMKM daerah.

“Kami ingin setiap kegiatan olahraga juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Wisata, olahraga, dan UMKM harus berjalan beriringan. Itulah arah pembangunan Lumajang ke depan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional