Bupati Indah: Masih Ada Pejabat dengan Gesture Sombong, Nanti Saya Panggil! - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 23 Okt 2025 16:03 WIB ·

Bupati Indah: Masih Ada Pejabat dengan Gesture Sombong, Nanti Saya Panggil!


 Bupati Indah: Masih Ada Pejabat dengan Gesture Sombong, Nanti Saya Panggil! Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang Indah Amperawati menyoroti masih adanya pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang yang menunjukkan sikap arogan. Ia menegaskan tidak menyukai kepala dinas, kepala badan, camat, atau pejabat lain yang berperilaku sombong, baik dalam tutur kata maupun gesture tubuh.

“Masih ada ini, yang duduk di eselon II. Kalau berjalan saja dengan gesture yang sombong, masih ada. Nanti saya panggil,” katanya, Kamis (23/10/2025).

Ia menilai, sikap sombong tidak pantas dimiliki oleh siapa pun yang bekerja sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, jabatan dan fasilitas yang dimiliki seorang pejabat merupakan amanah, bukan simbol kekuasaan.

Baca juga:Ramai ASN Disindir di TikTok, Bupati Lumajang Tanggapi Santai, Di Sini Beda Ceritanya

“Saya tidak suka dibantu oleh kepala dinas, kepala badan, kepala bagian, atau camat yang sombong. Udahlah, ngapain sih sombong? Apa sih yang disombongkan?” ujarnya.

Indah menekankan pentingnya sikap rendah hati dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia bahkan mencontohkan gestur sederhana seperti menundukkan kepala dan menjaga bahasa tubuh saat berinteraksi dengan masyarakat.

“Tundukkan kepalamu, tundukkan badanmu. Apa sih susahnya? Jangan berjalan dengan gesture sombong. Itu baru gesture, belum omongan,” jelasnya.

Baca juga:Meski Efisiensi Rp266 Miliar, Bupati Lumajang Pastikan Tunjangan ASN Tak Berkurang

Lebih lanjut, Indah menegaskan seluruh aparatur sipil negara sejatinya bekerja untuk rakyat, bukan sebaliknya. Karena itu, sikap melayani harus menjadi prinsip utama setiap pejabat daerah.

“Kita ini pelayan masyarakat. Digaji oleh rakyat. Jadi jangan merasa lebih tinggi dari mereka. Kita ini jongosnya rakyat,” tegasnya.

Menurutnya, perilaku sombong hanya akan merusak citra pemerintah dan menurunkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Lumajang untuk menjaga integritas, kesederhanaan, dan keteladanan.

“Saya ingin semua pejabat di Lumajang menjadi contoh. Kalau pimpinannya tidak disiplin dan tidak rendah hati, jangan harap bawahan mau meniru hal baik,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pencarian Rizky di Pantai Pandanwangi Libatkan Keluarga hingga Nelayan Setempat

16 Oktober 2026 - 09:13 WIB

25 Truk Ditindak di Pasirian, Polisi Temukan Pelanggaran Jam Operasional dan SIM

15 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Kades Selok Anyar Sebut Kabar Sumpah Pocong Salah Total, Ini Penjelasannya

15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Satu Nelayan Hilang setelah Perahu Terbalik di Perairan Selatan Lumajang

15 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kecelakaan Beruntun di Lumajang, Satu Orang Luka dan Kerugian Rp 30 Juta

15 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Trending di Daerah