Kolaborasi PGRI dan Pemerintah untuk Pendidikan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 20 Agu 2025 09:21 WIB ·

Bupati Lumajang Ajak PGRI Jadi Mitra Strategis Wujudkan Pendidikan Merata dan Berkarakter


 Bupati Lumajang Ajak PGRI Jadi Mitra Strategis Wujudkan Pendidikan Merata dan Berkarakter Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa pembangunan pendidikan di Lumajang membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hal tersebut ia sampaikan dalam audiensi bersama jajaran pengurus PGRI Kabupaten Lumajang di Ruang Mahameru, Kantor Bupati, Selasa (19/8/2025).

Menurut Bunda Indah, PGRI bukan hanya organisasi profesi, tetapi mitra strategis pemerintah dalam mendorong transformasi pendidikan. Guru, katanya, memegang peran penting bukan hanya di ruang kelas, melainkan juga dalam membentuk ekosistem sosial yang lebih baik.

“Saya ingin bergandengan tangan dengan PGRI untuk membangun Kabupaten Lumajang, tidak hanya di sektor pendidikan tetapi juga dalam bidang sosial. Guru harus menjadi agen perubahan, bukan hanya di sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pendidikan unggul tidak bisa diwujudkan secara sepihak. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan organisasi guru agar mampu menjangkau semua lapisan masyarakat, memastikan pendidikan berjalan inklusif, merata, dan berkeadilan.

Lebih lanjut, Bunda Indah berharap PGRI bisa menjadi rumah besar yang aman dan suportif bagi para pendidik. Organisasi ini diharapkan mendampingi peningkatan kompetensi, memperkuat profesionalisme, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan guru.

“PGRI harus menjadi ruang aman bagi guru. Solidaritas dan peningkatan kapasitas pendidik adalah kunci, karena kualitas pendidikan ditentukan oleh kualitas guru,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda Lumajang. Menurutnya, pendidikan sejati bukan hanya soal kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan moral, sosial, dan spiritual peserta didik.

“Generasi muda harus dibekali karakter yang kuat, berintegritas, dan tangguh menghadapi masa depan. Guru punya peran strategis untuk mewujudkan itu,” tambahnya.

Audiensi bersama PGRI ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi lintas sektor. Dengan visi kolaboratif, Bunda Indah optimistis Lumajang mampu mencetak generasi emas yang siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun global.

“Mari jadikan pendidikan sebagai fondasi peradaban. Dengan guru sebagai garda terdepan, kita bisa membangun Lumajang yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter kuat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Merah Putih di Antara Tradisi dan Langit B29

17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram

17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pantau Aktivitas Semeru, BPBD Lumajang Andalkan CCTV hingga Sistem EWS Berbasis AI

14 Agustus 2026 - 10:14 WIB

DPRD Jatim Minta Kontribusi Kendaraan Listrik terhadap Jalan Tak Dipukul Rata

12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Api Capai B29 dan Mengarah ke Sabana Pasuruan

9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Api Masih Membakar Hutan TNBTS Lumajang, Water Bombing Dilakukan untuk Jangkau Titik Sulit

9 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Trending di Nasional