Bupati Lumajang Ikuti Rakor untuk Tata Kelola Pemerintahan Bebas Korupsi di Yogyakarta - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Politik · 19 Mar 2025 12:39 WIB ·

Bupati Lumajang Ikuti Rakor untuk Tata Kelola Pemerintahan Bebas Korupsi di Yogyakarta


 Bupati Lumajang Ikuti Rakor untuk Tata Kelola Pemerintahan Bebas Korupsi di Yogyakarta Perbesar

Yogyakarta, 19 Maret 2025 – Bupati Lumajang, Hj. Indah Amperawati, atau yang biasa dipanggil Bunda Indah, hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kepala Daerah. Acara ini berlangsung di Jogja Expo Center dan dihadiri oleh kepala daerah seluruh Indonesia yang baru dilantik.

Tujuan Rakor ini jelas. Memperkuat komitmen kepala daerah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. Pemerintah harus transparan dan akuntabel. Dalam forum ini, pakar dari KPK dan Kementerian Dalam Negeri berbagi kiat mencegah korupsi.

Bunda Indah: Lumajang Siap Berubah
Bunda Indah menegaskan bahwa Kabupaten Lumajang siap untuk berubah.
Beberapa langkah yang akan diambil:
– Memperkuat sistem pengawasan.
– Meningkatkan pelayanan publik.
– Kebijakan daerah untuk kepentingan masyarakat.

Beliau menekankan, korupsi adalah penghalang besar bagi pembangunan daerah.

“Kami tidak akan memberi ruang untuk korupsi. Sistem pengawasan internal akan diperkuat. Kami juga akan dorong transparansi anggaran dan memastikan semua pegawai bekerja dengan integritas,” kata Bunda Indah.

Digitalisasi pemerintahan juga menjadi fokus. Hal ini bertujuan mengurangi penyalahgunaan anggaran.

Kerjasama Kepala Daerah untuk Birokrasi Bersih
Rakor ini juga menjadi tempat diskusi penting bagi kepala daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, penegak hukum, dan masyarakat sangat penting. Semua harus ikut berperan dalam menciptakan birokrasi yang bersih.

Salah satu pemateri dari KPK menyampaikan strategi pencegahan korupsi, antara lain:
– Penerapan e-Government.
– Transparansi anggaran.
– Penguatan peran inspektorat daerah.

“Kami harap para kepala daerah bisa membawa semangat baru untuk membangun pemerintahan yang bersih di daerah masing-masing,” tambah pemateri dari Kemendagri.

Langkah Konkret untuk Lumajang Lebih Baik
Setelah rakor ini, Bunda Indah berkomitmen untuk menerapkan semua poin penting yang dibahas. Langkah-langkah yang akan diambil meliputi:
– Memperkuat pengawasan.
– Meningkatkan keterbukaan informasi publik.
– Mempercepat digitalisasi layanan pemerintahan.

“Kami ingin masyarakat Lumajang merasakan perubahan nyata. Dengan pemerintahan yang baik, pembangunan bisa lebih optimal dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Bunda Indah.

Dengan komitmen ini, berharap Kabupaten Lumajang bisa jadi contoh dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Lumajang Hadirkan Oase di Jalur Mudik, Tempat Lelah Pemudik Menemukan Jeda

20 Maret 2026 - 13:21 WIB

Imbauan Keselamatan, Jangan Paksa Berkendara Saat Lelah, Istirahat di Posko Terdekat

20 Maret 2026 - 13:00 WIB

Tiga Personel Siaga Bergiliran, Posko Mudik Lumajang Beroperasi Nonstop

20 Maret 2026 - 12:54 WIB

Fasilitas Lengkap, Posko Mudik PDI Perjuangan Lumajang Jadi Oase Pemudik

20 Maret 2026 - 12:47 WIB

Posko Gotong Royong Mudik di Lumajang Siaga 24 Jam, PDI Perjuangan Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman

20 Maret 2026 - 12:41 WIB

Politik Lingkungan sebagai Jalan Ideologis PDI Perjuangan di Lumajang

18 Maret 2026 - 18:04 WIB

Trending di Politik