Layanan Kesehatan Lumajang untuk Semua Warga - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 13 Jul 2025 15:37 WIB ·

Bupati Lumajang Tekankan Pemerataan Akses Layanan Kesehatan untuk Daerah Terpencil dan Kelompok Rentan


 Bupati Lumajang Tekankan Pemerataan Akses Layanan Kesehatan untuk Daerah Terpencil dan Kelompok Rentan Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), mengajak semua pihak untuk memastikan layanan kesehatan menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil dan kelompok rentan. Hal ini ia sampaikan dalam peringatan Milad ke-2 RSNU Permata Lumajang, Minggu pagi (13/7/2025).

Bunda Indah menegaskan bahwa setiap warga Lumajang berhak menerima layanan kesehatan yang setara, di mana pun mereka tinggal.

“Kita harus memastikan bahwa setiap warga, di mana pun mereka berada, mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan setara,” tegasnya.

Fokus pada Wilayah Terpencil dan Warga Berkebutuhan Khusus

Menurutnya, fasilitas kesehatan tidak boleh hanya terpusat di wilayah kota. Justru, tantangan terbesar saat ini terletak pada bagaimana fasilitas dan tenaga medis bisa hadir di desa-desa dan wilayah pelosok.

Bunda Indah juga meminta agar semua fasilitas kesehatan memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas. Ia menekankan pentingnya menciptakan layanan yang inklusif, ramah akses, dan responsif terhadap kebutuhan khusus.

“Kesehatan adalah hak semua orang. Tidak boleh ada kesenjangan antara masyarakat kota dan desa,” ucapnya.

Apresiasi pada RSNU Permata

Bunda Indah memberikan apresiasi kepada RSNU Permata yang telah aktif menjalankan program sosial seperti operasi bibir sumbing gratis. Menurutnya, rumah sakit tersebut telah menunjukkan komitmen nyata dalam melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan medis.

Ia juga berharap rumah sakit lain di Lumajang meniru semangat RSNU, dengan cara aktif menjangkau kelompok rentan.

Komitmen Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus memperkuat layanan kesehatan, terutama di tingkat puskesmas dan posyandu. Bunda Indah juga menargetkan distribusi tenaga medis yang merata, pembangunan transportasi rujukan, serta pengembangan layanan telemedisin.

“Layanan kesehatan bukan sekadar gedung dan alat. Kita perlu berpihak pada seluruh warga, tanpa kecuali,” ujarnya.

Kolaborasi Menuju Sistem Kesehatan Inklusif

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, organisasi masyarakat, dan fasilitas kesehatan agar Lumajang menjadi kabupaten yang sehat secara menyeluruh.

“Kalau kita mulai hari ini dengan langkah kecil, saya yakin ke depan kita akan punya sistem kesehatan yang lebih adil, inklusif, dan merata,” tutup Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketahanan Pangan Terancam Jadi Korban Silpa, DPRD Minta Perencanaan APBD Lebih Matang

3 Januari 2026 - 09:22 WIB

Silpa Rp 700 Miliar Jadi Alarm Keras Kinerja OPD di Tahun Awal Pemerintahan Jember

3 Januari 2026 - 09:08 WIB

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Trending di Daerah