Pancasila Kebijakan Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 22 Mei 2025 07:47 WIB ·

Bupati Lumajang: Pancasila Harus Ditanamkan dalam Kebijakan Daerah


 Bupati Lumajang: Pancasila Harus Ditanamkan dalam Kebijakan Daerah Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan pentingnya menjadikan nilai Pancasila sebagai fondasi kebijakan daerah. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Gedung Nusantara IV, MPR RI, Jakarta.

“Perubahan geopolitik global harus dilihat sebagai peluang. Lumajang, sebagai bagian dari Indonesia, siap ambil peran dengan tetap berpijak pada Pancasila,” ujar Bunda Indah.

Menurut Bunda Indah, pemimpin daerah perlu merespons cepat setiap perubahan global. Ia menilai nilai-nilai Pancasila tetap relevan dan justru menjadi kunci menjaga arah pembangunan nasional.

Ia menambahkan, daerah seperti Lumajang bisa jadi bagian solusi, bukan sekadar penerima kebijakan dari pusat.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya tengah merumuskan kebijakan strategis berbasis nilai-nilai kebangsaan. BPIP ingin memperkuat ketahanan nasional melalui sinergi antara pusat dan daerah.

Sarasehan ini, menurut Yudian, menjadi ruang diskusi lintas sektor. Ia berharap lahir kebijakan responsif yang tetap berakar pada jati diri bangsa.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyebut Presiden terpilih Prabowo Subianto menjadikan Pancasila sebagai dasar utama strategi pemerintahan. Ia menekankan pentingnya menjaga arah pembangunan yang selaras dengan nilai-nilai luhur bangsa.

“Pancasila harus jadi panduan di tengah gejolak geopolitik internasional,” tegasnya.

Sarasehan ini dihadiri berbagai pemimpin daerah, tokoh nasional, dan akademisi. Semuanya sepakat bahwa sinergi antarpemerintah dan penguatan ideologi Pancasila akan memperkuat daya tahan Indonesia. Terutama di tengah ketidakpastian global.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah