Sinergi Keamanan Desa Lumajang untuk Masyarakat - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 4 Jun 2025 12:09 WIB ·

Bupati Lumajang Tekankan Sinergi Jaga Keamanan dan Informasi Desa


 Bupati Lumajang Tekankan Sinergi Jaga Keamanan dan Informasi Desa Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat desa untuk memperkuat keamanan di tingkat akar rumput. Hal ini ia sampaikan dalam forum “Kongkow Bareng Kades” bersama Forkopimda dan kepala desa dari Kecamatan Klakah dan Ranuyoso, di Gedung Panti PKK Lumajang, Senin (2/6/2025).

Bunda Indah menjelaskan bahwa sinergi tersebut tak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga penting untuk meluruskan informasi yang beredar agar tidak memicu konflik sosial.

“Kerja sama erat antar semua pihak bisa menjaga keamanan sekaligus menangkal penyebaran informasi negatif yang berpotensi memecah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti maraknya framing negatif di media sosial, khususnya terkait kasus pencurian hewan dan kendaraan bermotor yang viral belakangan ini. Menurutnya, narasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan keresahan dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah dan aparat.

Bunda Indah berharap pendekatan kolaboratif bisa menjaga stabilitas wilayah dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menambahkan bahwa menjaga situasi kondusif menjadi tanggung jawab bersama, terutama menjelang Pilkada. Ia menyebut kepala desa sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat dan memperkuat keamanan komunitas.

“Framing negatif bisa merusak citra daerah, memicu instabilitas, bahkan menghambat masuknya investasi. Kepala desa perlu proaktif memberi pemahaman kepada warga dan menjalin kerja sama lintas sektor untuk membangun rasa aman yang nyata,” ujarnya.

Forum ini memperkuat pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan media lokal untuk menangkal disinformasi dan menumbuhkan rasa persatuan.

Menjaga keamanan desa bukan hanya tanggung jawab lokal, tetapi juga bagian dari upaya nasional membangun ketahanan sosial. Melalui semangat gotong royong dan sinergi, Pemkab Lumajang berkomitmen menjadikan keamanan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah