Bupati Lumajang Tegur Kepala OPD yang Keluhkan Anggaran: Tak Siap, Bisa Diganti - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 25 Jun 2026 12:03 WIB ·

Bupati Lumajang Tegur Kepala OPD yang Keluhkan Anggaran: Tak Siap, Bisa Diganti


 Bupati Lumajang Tegur Kepala OPD yang Keluhkan Anggaran: Tak Siap, Bisa Diganti Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan peringatan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengeluhkan keterbatasan anggaran di tengah kebijakan efisiensi yang sedang dijalankan pemerintah.

Peringatan itu disampaikan Indah dalam Rapat Paripurna DPRD Lumajang dengan agenda Persetujuan Dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Rabu (24/6/2026).

Dalam forum tersebut, Indah mengaku menerima laporan dari anggota DPRD mengenai adanya kepala OPD yang menyampaikan keluhan terkait minimnya anggaran.

“Saya ada laporan dari DPRD bahwa ada Kepala OPD yang menyampaikan ya begitu (anggarannya tidak ada),” kata Indah, Kamis (25/6/2026).

Indah tidak mengungkap identitas kepala dinas yang dimaksud. Namun ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran yang dialami pemerintah daerah merupakan konsekuensi dari kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah pusat.

“Ya ada juga yang menyampaikan begitu (tidak ada anggaran), kan karena ada efisiensi itu,” ucap dia.

Menurut Indah, seluruh perangkat daerah harus memahami kondisi fiskal yang sedang dihadapi pemerintah dan menyesuaikan pelaksanaan program dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Ia menilai efisiensi tidak seharusnya menjadi alasan bagi pejabat daerah untuk menyerah atau menurunkan kinerja.

Karena itu, Indah memberikan sinyal tegas kepada jajaran OPD yang merasa tidak mampu bekerja dalam situasi tersebut.

Ia mengibaratkan birokrasi sebagai sebuah tim yang memungkinkan adanya pergantian pemain apabila diperlukan.

“Kalau di sepak bola itu ada namanya pergantian pemain, jadi kalau ada yang sambat atau tidak bisa bekerja dan menyerah, saya akan tindak lanjuti,” katanya.

Di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas, pemerintah daerah menuntut setiap perangkat mampu menyusun prioritas program secara lebih efektif.

Dalam kesempatan yang sama, Indah juga menyampaikan permohonan maaf kepada anggota DPRD apabila menerima keluhan dari kepala OPD terkait keterbatasan anggaran.

“Saya minta maaf kalau ada Kepala OPD yang sambat ke bapak-ibu anggota dewan terkait anggaran, tolong jangan dimasukkan hati,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Yudha Dorong Pramuka Lumajang Terapkan Konsep Learning, Creating, and Solving

15 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pesan Bupati Lumajang: Jauhi Narkoba, Miras, dan Polarisasi Digital

14 Agustus 2026 - 12:43 WIB

TMMD ke-129 Ditutup di Lumajang, 840 Meter Jalan Rabat Beton dan 11 Program Warga Tuntas

13 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Tiga Tahun Menatap Langit, Balai Desa Pandansari Masih Menunggu Genteng Pulang

11 Agustus 2026 - 18:45 WIB

DPMD Lumajang Belum Terima Laporan Terbaru Pemasangan CCTV, WiFi Dusun dan PJU

11 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Keluarga Pasien Meninggal di RSUD Haryoto: Setelah Meninggal Tak Ada Penjelasan dari Rumah Sakit

10 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Trending di Daerah