Capaian Pajak Reklame Jember Tertinggal, DPRD Siapkan Langkah Penertiban dan Revisi Regulasi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 4 Okt 2025 16:40 WIB ·

Capaian Pajak Reklame Jember Tertinggal, DPRD Siapkan Langkah Penertiban dan Revisi Regulasi


 Capaian Pajak Reklame Jember Tertinggal, DPRD Siapkan Langkah Penertiban dan Revisi Regulasi Perbesar

Jember, – Pendapatan dari sektor pajak reklame di Kabupaten Jember hingga September 2024 masih jauh dari target yang ditetapkan.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, menyampaikan realisasi pendapatan baru mencapai Rp 4,1 miliar dari target tahunan Rp 8,5 miliar, atau kurang dari 50 persen.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, terlebih kami sudah mendekati pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).

Baca juga: Audit Kerugian Negara Dimulai, Korupsi Sosraperda DPRD Jember Segera Masuk Babak Penetapan Tersangka

Data yang diterima legislatif menunjukkan terdapat sekitar 3.400 papan reklame berizin di wilayah Jember. Namun, banyak dari izin tersebut telah habis masa berlakunya dan belum diperpanjang. Selain itu, masyarakat juga melaporkan banyak reklame ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi.

Tak hanya reklame ilegal, papan reklame milik toko-toko berjaringan yang tersebar di berbagai titik di Kabupaten Jember juga belum memberikan kontribusi retribusi yang signifikan, meski jumlahnya cukup banyak.

Menanggapi hal ini, DPRD Kabupaten Jember saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memperketat pengawasan perizinan reklame.

Baca juga: Kasus Santri Minum HCL Dibahas Kemenag dan DPRD Lumajang

“Kami ingin memastikan sejauh mana pengelolaan izin dilakukan oleh PTSP agar tidak ada celah bagi reklame yang tidak membayar pajak,” jelas Candra.

Apabila pendekatan persuasif kepada para pemilik reklame tidak membuahkan hasil, DPRD akan menggandeng Satpol PP untuk melakukan penertiban terhadap reklame yang melanggar aturan.

Selain itu, DPRD juga berencana merevisi Peraturan Daerah (Perda) terkait retribusi reklame. Menurut Candra, besaran retribusi yang ada saat ini terlalu rendah dan belum mencerminkan potensi yang sebenarnya.

“Kami optimis dengan revisi regulasi ini, pendapatan asli daerah dari sektor reklame dapat meningkat signifikan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah