Dapur MBG Lumajang Gizi Seimbang untuk Semua - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 11 Sep 2025 13:58 WIB ·

Dapur MBG Lumajang Perkuat Gizi Anak Sekolah dan Warga Rentan, Siapkan Generasi Sehat 2045


 Dapur MBG Lumajang Perkuat Gizi Anak Sekolah dan Warga Rentan, Siapkan Generasi Sehat 2045 Perbesar

Lensa Warta – Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi mengoperasikan dua dapur umum Bantuan Gizi (MBG) di Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, dan Melawang, Kecamatan Klakah. Program ini menargetkan 3.750 penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, ibu hamil, balita, hingga ibu menyusui. Tujuannya jelas: memperluas akses makanan bergizi sekaligus mendukung tumbuh kembang optimal generasi penerus.

Sasaran Anak Sekolah hingga Warga Rentan

Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono, menegaskan dapur MBG beroperasi sesuai petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN).
“Program ini tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga warga rentan yang membutuhkan gizi seimbang. Setiap penerima harus mendapat makanan aman dan bergizi,” ujarnya, Senin (8/9/2025).

Menurut dokumen resmi BGN, MBG dirancang untuk meningkatkan status gizi masyarakat dengan fokus pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Selain itu, program ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Sistem Kerja dan Pengawasan Ketat

Setiap dapur MBG melibatkan tim ahli, mulai dari ahli gizi, kepala dapur, hingga akuntan. Kehadiran tim ini memastikan kualitas pangan tetap terjaga, keamanan distribusi terjamin, serta transparansi bantuan berjalan tanpa hambatan.

Agus Triyono menambahkan, pengelolaan bahan pangan dilakukan secara proporsional. “Beras disimpan maksimal untuk kebutuhan satu minggu, sedangkan bahan pangan lain dibeli harian. Dengan cara ini, bantuan tepat sasaran sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di pasar,” jelasnya.

Menuju Generasi Sehat dan Mandiri

Dengan hadirnya dua dapur MBG, Pemkab Lumajang berharap program ini menjadi model pengelolaan pangan yang efektif dan berkelanjutan. Lebih jauh, program ini diyakini mampu memperkuat gizi generasi muda, menjaga kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah