Desain Alun-Alun Lumajang Sudah Siap, DLH Tunggu Proses Pengadaan Rekanan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 4 Sep 2025 16:15 WIB ·

Desain Alun-Alun Lumajang Sudah Siap, DLH Tunggu Proses Pengadaan Rekanan


 Desain Alun-Alun Lumajang Sudah Siap, DLH Tunggu Proses Pengadaan Rekanan Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan bahwa proses penataan Alun-Alun Lumajang masih berada dalam tahap awal.

Meskipun desain penataan sudah disiapkan, pelaksanaan fisik proyek belum bisa dimulai karena masih menunggu proses pengadaan dan penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK).

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DLH Lumajang, Agus Rohman Rozaq. Ia menjelaskan desain awal telah rampung dan digunakan sebagai bahan dalam proses pengadaan rekanan.

Baca juga: Ngopi Bareng Insan Pers, Kapolres Lumajang Tekankan Pentingnya Sinergi Informasi

“Kalau sekarang masih dalam rangkaian proses pengadaan. Sementara untuk desainnya sudah ada, sebagai bahan pengadaan rekanan,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Kamis (4/9/25).

Ia menekankan rehabilitasi alun-alun kali ini bukan berupa revitalisasi total, melainkan penanganan pada sejumlah kerusakan fisik yang dinilai mendesak, seperti kerusakan lantai trotoar, saluran drainase yang sering tergenang, serta penggantian pohon tua yang akarnya merusak infrastruktur.

Baca juga: Digitalisasi Jadi Kunci, Pemkot Surabaya Targetkan Retribusi Aset Rp121 Miliar di 2025

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah rencana pemasangan jalur tactile atau jalur penanda bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra, yang sebelumnya belum tersedia.

“Nanti akan ada keramik penanda. Jadi kalau orang yang tidak bisa melihat, pakai tongkatnya itu sudah bisa mengarah,” ungkap Agus.

Sementara itu, ia memastikan tidak akan ada penambahan ikon baru atau bangunan tambahan dalam penataan kali ini. Tulisan I Like Lumajang yang sebelumnya menjadi ikon, kini dalam kondisi rusak dan belum ada rencana penggantian dalam waktu dekat.

“Yang menjadi fokus rehabilitasi tetap pada perbaikan elemen-elemen dasar yang berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah