Dishub Lumajang Mengakui Jukir Liar, Pendapatan Daerah Jadi Alasan Utama - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 13 Jun 2025 18:45 WIB ·

Dishub Lumajang Mengakui Jukir Liar, Pendapatan Daerah Jadi Alasan Utama


 Dishub Lumajang Mengakui Jukir Liar, Pendapatan Daerah Jadi Alasan Utama Perbesar

Lumajang, – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang mengajukan kebijakan baru yang cukup mengejutkan terkait pengelolaan juru parkir (jukir) liar di wilayahnya.

Alih-alih menindak tegas keberadaan jukir liar, Dishub justru mengusulkan sistem bagi hasil retribusi parkir antara jukir liar dan pemerintah daerah.

Dalam dokumen resmi yang disampaikan pada sidang paripurna pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2024, Dishub Lumajang menyatakan bahwa penertiban jukir liar akan dilakukan dengan mekanisme pengawasan dan pola sharing bagi hasil.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Lumajang, Arie Bidayanto, menjelaskan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap kajian dan belum ada keputusan final terkait besaran bagi hasil maupun waktu pelaksanaan.

“Kebijakan ini bertujuan agar pendapatan dari retribusi parkir yang selama ini tidak terkelola dengan baik bisa memberikan kontribusi bagi daerah,” ujar Arie.

Usulan ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai keberhasilan pemerintah dalam menertibkan jukir liar selama ini. Alih-alih memberantas praktik parkir liar yang kerap merugikan pengguna jalan dan masyarakat, Duahub Lumajang justru memilih untuk “berbagi hasil” dengan para jukir liar tersebut.

Arie Bidayanto mengakui bahwa masih banyak hal yang perlu dibahas, termasuk ruas jalan mana saja yang akan menjadi target penerapan kebijakan ini dan bagaimana mekanisme pengawasan dilakukan.

“Daripada nanti enggak ada kontribusi sama sekali ke daerah, kita sharing di sana,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah