Lumajang, – Memperingati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Lumajang menggelar serangkaian kegiatan sepanjang Juni 2026.
Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa dan tetap mengingat jasa para pendiri negara, khususnya Presiden pertama RI, Soekarno.
Menurut dia, Bulan Bung Karno menjadi momentum penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat, terutama generasi muda. Ia mengingatkan pesan Bung Karno tentang Jas Merah atau jangan sekali-kali melupakan sejarah.
“Di bulan Bung Karno ini, generasi muda jangan sampai lupa pada Jas Merah. Karena berdirinya bangsa dan negara ini tidak lepas dari perjuangan para pahlawan dan pendiri bangsa kita, terutama Bapak Proklamator Bung Karno,” katanya, Rabu (3/6/2026).
Ia menjelaskan, bulan Juni memiliki makna khusus dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pada 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, sementara 6 Juni merupakan hari kelahiran Bung Karno.
“Tanggal 1 Juni adalah lahirnya Pancasila, kemudian 6 Juni adalah hari lahir Bung Karno. Ini menjadi momentum bagi kita untuk terus mengingat dan meneruskan nilai-nilai perjuangan beliau,” katanya.
Untuk memperingati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Lumajang telah menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan kader dan masyarakat umum.
![]()
Kegiatan diawali dengan Open Class yang digelar setiap hari Sabtu mulai 9 Mei hingga 27 Juni 2026 di Kantor DPC PDI Perjuangan Lumajang. Program tersebut bertujuan memberikan ruang diskusi mengenai sejarah, ideologi, dan nilai-nilai kebangsaan.
Selain itu, DPC PDIP Lumajang juga menggelar Doa Bersama Haul Bung Karno pada 3 Juni 2026 di Wonorejo. Kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada 12 Juni 2026 di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Lumajang.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, partai berlambang banteng moncong putih itu juga akan menggelar penanaman 1.000 pohon di kawasan Senduro pada 12 Juni 2026.
Tak hanya kegiatan kebangsaan dan sosial, Bulan Bung Karno juga diisi dengan berbagai agenda olahraga. Di antaranya Turnamen Sepak Bola yang digelar pada 14 Juni 2026 di Lapangan Tompokerso, Senduro, serta Turnamen Bola Voli pada 20 Juni 2026 di Lapangan Desa Sumbersuko.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang peringatan seremonial, tetapi juga mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sejarah bangsa dan nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno.
“Kami ingin generasi muda memahami bahwa kemerdekaan dan berdirinya bangsa ini diperjuangkan dengan pengorbanan yang besar. Karena itu, semangat nasionalisme, gotong royong, dan kecintaan kepada tanah air harus terus dijaga,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan