Lumajang, – Kepolisian menduga faktor ekonomi menjadi alasan utama orang tua membuang bayi yang ditemukan di sebuah warung gorengan dekat Jembatan Kali Kebo, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji, mengatakan dugaan tersebut diperoleh dari pengakuan awal kedua orang tua bayi saat menyerahkan diri ke Mapolsek Senduro pada Selasa pagi.
“Untuk sementara pengakuan awal dari yang bersangkutan, motifnya karena keterbatasan ekonomi,” kata Wahono, Rabu (4/2/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan masih akan mendalami kasus tersebut lebih lanjut. Menurut AKP Wahono, penyelidikan lanjutan diperlukan untuk memastikan apakah ada faktor lain yang melatarbelakangi aksi pembuangan bayi tersebut.
“Kami belum mendalami sejauh mana faktor-faktor lainnya. Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Diketahui, orang tua bayi tersebut adalah Rendi, warga Dusun Pusung Duwur, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, dan istrinya, Lia Sefitiana Astuti, warga Desa Sumber, Kabupaten Probolinggo.
Sebelumnya, bayi tersebut ditemukan warga sekitar pukul 05.00 WIB di sebuah warung gorengan di dekat Jembatan Kali Kebo dalam kondisi sehat. Bayi kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Setelah penemuan bayi tersebut, kedua orang tua datang ke kantor polisi sekitar pukul 08.00 WIB dan mengakui telah meninggalkan bayi mereka.
Tinggalkan Balasan