Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 4 Feb 2026 15:31 WIB ·

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang


 Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Kepolisian menduga faktor ekonomi menjadi alasan utama orang tua membuang bayi yang ditemukan di sebuah warung gorengan dekat Jembatan Kali Kebo, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji, mengatakan dugaan tersebut diperoleh dari pengakuan awal kedua orang tua bayi saat menyerahkan diri ke Mapolsek Senduro pada Selasa pagi.

“Untuk sementara pengakuan awal dari yang bersangkutan, motifnya karena keterbatasan ekonomi,” kata Wahono, Rabu (4/2/2026).

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan masih akan mendalami kasus tersebut lebih lanjut. Menurut AKP Wahono, penyelidikan lanjutan diperlukan untuk memastikan apakah ada faktor lain yang melatarbelakangi aksi pembuangan bayi tersebut.

“Kami belum mendalami sejauh mana faktor-faktor lainnya. Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Diketahui, orang tua bayi tersebut adalah Rendi, warga Dusun Pusung Duwur, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, dan istrinya, Lia Sefitiana Astuti, warga Desa Sumber, Kabupaten Probolinggo.

Sebelumnya, bayi tersebut ditemukan warga sekitar pukul 05.00 WIB di sebuah warung gorengan di dekat Jembatan Kali Kebo dalam kondisi sehat. Bayi kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Setelah penemuan bayi tersebut, kedua orang tua datang ke kantor polisi sekitar pukul 08.00 WIB dan mengakui telah meninggalkan bayi mereka.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluhan Lansia Jadi Pertimbangan, Lumajang Izinkan Pengecer LPG Terbatas

13 April 2026 - 11:25 WIB

Empat Desa di Lumajang Ajukan Pengelolaan Lahan, Status Hak Milik Tunggu 10 Tahun

13 April 2026 - 10:50 WIB

Warga Kuasai Lahan Puluhan Tahun, Pemkab Lumajang Dorong Legalisasi Lewat Skema KHDPK

13 April 2026 - 10:42 WIB

Agus Setiawan Ungkap Proyek di Lumajang Sempat Dikuasai Pengusaha Luar Daerah

11 April 2026 - 17:03 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Lumajang, Pertamina Tambah Pasokan 45 Persen

10 April 2026 - 19:09 WIB

Bukti Penimbunan LPG 3 Kg Diumbar ke Kapolres, Bupati Lumajang Beri Ultimatum Pangkalan

9 April 2026 - 10:38 WIB

Trending di Daerah