Fraksi PDIP DPRD Jember Soroti Lambatnya Penyerapan APBD, Warga Masih Keluhkan Pengangguran - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 4 Jan 2026 12:47 WIB ·

Fraksi PDIP DPRD Jember Soroti Lambatnya Penyerapan APBD, Warga Masih Keluhkan Pengangguran


 Fraksi PDIP DPRD Jember Soroti Lambatnya Penyerapan APBD, Warga Masih Keluhkan Pengangguran Perbesar

Jember, – Meski pemerintah Kabupaten Jember mengklaim angka pengangguran menurun, Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Jember menemukan kenyataan berbeda di lapangan.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, menekankan perlunya percepatan penyerapan anggaran APBD 2026 agar janji pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Data pemerintah boleh saja menunjukkan tren menurun, tapi fakta di lapangan masih banyak warga mengeluhkan sulitnya mencari pekerjaan,” ujar Edi Cahyo Purnomo, saat dikonfirmasi, Minggu (4/1/2026).

“Oleh karena itu, penyerapan APBD harus segera dilakukan, terutama di triwulan pertama dan kedua, agar pembangunan memberikan dampak nyata,” sambungnya.

Berdasarkan hasil reses anggota Fraksi PDIP, banyak persoalan di bawah yang belum tersentuh pemerintah, terutama terkait pengangguran dan sektor pertanian.

Warga mengaku masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak, meskipun pemerintah daerah secara resmi melaporkan angka pengangguran menunjukkan penurunan.

Menurut Edi Cahyo, salah satu penyebabnya adalah lambatnya penyerapan anggaran yang biasa menumpuk di akhir tahun. Hal ini membuat program pembangunan, termasuk yang menyerap tenaga kerja masyarakat, berjalan tidak efektif.

“Jika pola lama ini terulang, APBD hanya akan menjadi angka di laporan, bukan solusi bagi masyarakat,” tegas Ketua Fraksi PDIP itu.

Fraksi PDIP menekankan percepatan penyerapan APBD, terutama untuk pembangunan infrastruktur yang dikelola oleh masyarakat, dapat membuka ruang lapangan pekerjaan secara langsung.

Misalnya, proyek pembangunan jalan, irigasi, dan fasilitas publik yang melibatkan tenaga kerja lokal bisa mengurangi beban pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

“Manakala APBD mampu diserap sejak awal tahun, bukan hanya proyek selesai lebih cepat, tetapi masyarakat juga merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Edi Cahyo.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah