Gunung Semeru Erupsi Lima Kali dalam Sehari, Kolom Abu Capai 1.000 Meter - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 24 Jul 2025 08:09 WIB ·

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali dalam Sehari, Kolom Abu Capai 1.000 Meter


 Gunung Semeru Erupsi Lima Kali dalam Sehari, Kolom Abu Capai 1.000 Meter Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dengan mencatat lima kali erupsi dalam sehari, Rabu (23/7/2025).

Kolom abu yang dimuntahkan mencapai ketinggian hingga 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Informasi dari Pos Pengamatan Gunung Semeru menyebutkan, erupsi pertama terjadi pada pukul 00.47 WIB.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke utara, dan ketinggiannya mencapai sekitar 800 meter di atas puncak.

Hanya berselang enam menit, erupsi kedua terjadi pada pukul 00.53 WIB. Kali ini kolom letusan terpantau mencapai ketinggian 600 meter dengan arah abu mengarah ke selatan.

Baca juga: Cuaca Cerah, Gunung Lamongan Tetap Aktif, 94 Kali Gempa dalam Sehari

“Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung,” ujar Liswanto, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru.

Erupsi kelima yang terjadi pada pukul 06.11 WIB juga menunjukkan kolom abu dengan tinggi 600 meter. Arah sebaran abu tetap menuju selatan dengan intensitas sedang.

Meskipun terjadi lima kali erupsi, status Gunung Semeru masih berada di Level II atau Waspada.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, khususnya sepanjang aliran Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari pusat erupsi.

Baca juga: Lebih dari Sekadar Bubur, Teman Setia Jadi Tempat Cerita dan Kebersamaan Warga Surabaya

Selain itu, masyarakat diimbau tidak beraktivitas pada radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi awan panas dan aliran lahar yang dapat meluas hingga 13 kilometer dari puncak.

“Warga juga diminta menjauhi area dalam radius tiga kilometer dari kawah Gunung Semeru karena rawan lontaran batu pijar,” tambah Liswanto.

PVMBG juga meminta warga mewaspadai potensi awan panas guguran, lava pijar, dan lahar hujan di sepanjang sungai atau lembah yang berhulu di puncak, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional