Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 30 Jan 2026 08:06 WIB ·

Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana


 Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana Perbesar

Lumajang, – Ancaman erupsi Gunung Semeru yang terjadi hampir setiap tahun mendorong Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan generasi tangguh bencana melalui penguatan pendidikan mitigasi kebencanaan sejak usia dini.

Program pendidikan mitigasi bencana direncanakan diperluas hingga ke sekolah-sekolah, terutama di wilayah rawan bencana.

Program tersebut disampaikan dalam acara audiensi Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Yayasan Megamind Project dan Yayasan Indonesia Indah Foundation (IIF) yang memperkenalkan program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia. Kegiatan berlangsung di Ruang Kertanegara Kantor Bappeda Kabupaten Lumajang, Kamis (29/1/2026).

Audiensi dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang, Hari Susiati. Ia menyamoaikan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi kunci penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana erupsi Gunung Semeru.

“Karena Gunung Semeru hampir setiap tahun mengalami erupsi, dibutuhkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat bagi warga di wilayah yang kerap terdampak. Kesadaran ini perlu dibangun sejak dini,” katanya, Jumat (30/1/2026).

Menurut Hari Susiati, pendidikan mitigasi bencana di sekolah menjadi langkah strategis untuk menanamkan pemahaman yang benar tentang kebencanaan, sekaligus membangun budaya sadar bencana yang berkelanjutan di Kabupaten Lumajang.

“Selain pendidikan di sekolah, program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia juga menghadirkan Museum Keliling yang akan menyasar desa-desa rawan bencana, khususnya di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo,” ucapnya.

Sementara itu, Founder Megamind Project, Yuri Romero Hurtado, menyampaikan bahwa Lumajang dipilih sebagai lokasi pilot project karena memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat aktivitas Gunung Semeru.

“Program ini akan diperkuat dengan capacity building dan pelibatan pemuda Karang Taruna sebagai penggerak mitigasi di tingkat komunitas,” kata dia.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perhotelan Malang Siap Sambut 100 Ribu Jemaah NU, Tarif Tetap Stabil

3 Februari 2026 - 15:57 WIB

Erupsi Semeru Picu Hujan Abu di Senduro, Warga Keluhkan Aktivitas Harian Terganggu

3 Februari 2026 - 15:07 WIB

Jalan Rusak Tergerus Lahar, Warga Lumajang Terpaksa Lewati Area Persawahan

3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut

3 Februari 2026 - 13:33 WIB

Gunung Semeru Tertutup Kabut, Aktivitas Vulkanik Level III Tetap Siaga

1 Februari 2026 - 11:45 WIB

31 Kali Letusan Tercatat, Status Gunung Semeru Tetap Siaga

30 Januari 2026 - 07:26 WIB

Trending di Nasional