Hari Kesaktian Pancasila dan Nilai Kebangsaan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 3 Okt 2025 15:47 WIB ·

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Lumajang Tegaskan Pancasila Kompas Kehidupan Masyarakat


 Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Lumajang Tegaskan Pancasila Kompas Kehidupan Masyarakat Perbesar

Lumajang – Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 di Stadion Semeru, Rabu (1/10/2025), menjadi ajang refleksi nilai kebangsaan, bukan sekadar seremonial.

Sekitar 800 peserta dari Forkopimda, TNI/Polri, pejabat pemerintah, organisasi masyarakat, hingga pelajar hadir dengan penuh khidmat. Kehadiran mereka menegaskan bahwa Pancasila tetap menjadi perekat bangsa di tengah keberagaman masyarakat.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma memimpin langsung jalannya upacara. Dalam sambutannya, Bunda Indah menegaskan pentingnya menghidupkan nilai Pancasila dalam keseharian.

“Pancasila adalah fondasi kita sebagai bangsa. Nilai-nilainya — gotong royong, keadilan sosial, kemanusiaan, dan persatuan — harus menjadi pedoman hidup. Di tengah arus globalisasi, Pancasila adalah kompas moral agar kita tidak kehilangan jati diri,” tegasnya.

Upacara yang mengusung tema nasional “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya” berlangsung khidmat dengan pengibaran bendera, pembacaan ikrar kebangsaan, dan pengumandangan lagu Indonesia Raya.

Hadir pula jajaran Forkopimda, di antaranya Dandim 0821 Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, Ketua DPRD Lumajang Oktaviani, Ketua PN Lumajang Redite Ika Septina, Kajari Lumajang Kosasih, serta Sekda Lumajang Agus Triyono. Kehadiran para tokoh masyarakat memperkuat pesan bahwa menjaga Pancasila adalah tanggung jawab bersama.

Bunda Indah mengingatkan bahwa pengamalan Pancasila tidak boleh berhenti pada upacara tahunan.

“Nilai Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata: membangun masyarakat adil, mengedepankan toleransi, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memperkuat demokrasi lokal,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda Lumajang agar menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam menjaga persatuan bangsa.

“Dengan pemahaman dan pengamalan konsisten, Pancasila akan menuntun Lumajang menuju masyarakat beradab, berdaya, dan bermartabat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Merah Putih di Antara Tradisi dan Langit B29

17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram

17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pantau Aktivitas Semeru, BPBD Lumajang Andalkan CCTV hingga Sistem EWS Berbasis AI

14 Agustus 2026 - 10:14 WIB

DPRD Jatim Minta Kontribusi Kendaraan Listrik terhadap Jalan Tak Dipukul Rata

12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Api Capai B29 dan Mengarah ke Sabana Pasuruan

9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Api Masih Membakar Hutan TNBTS Lumajang, Water Bombing Dilakukan untuk Jangkau Titik Sulit

9 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Trending di Nasional