300 Batu Ginjal di Perut Wanita Yang Hobi Minum Boba - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Kesehatan dan Olah Raga · 21 Des 2023 00:16 WIB ·

300 Batu Ginjal di Perut Wanita Yang Hobi Minum Boba


 300 Batu Ginjal di Perut Wanita Yang Hobi Minum Boba Perbesar

Sebuah berita mengejutkan datang dari Taiwan, di mana seorang wanita berumur 20 tahun harus menjalani operasi karena ditemukan memiliki lebih dari 300 batu ginjal di dalam tubuhnya. Wanita yang bernama Xiao Yu itu ternyata sangat suka minum boba dan jarang minum air putih. Pada saat pemeriksaan, ditemukan 300 batu ginjal di perut wanita tersebut.

Menurut Strait Times, Xiao Yu dibawa ke rumah sakit karena mengalami gejala demam dan rasa sakit hebat di bagian bawah punggungnya.

Baca Juga : Aksi Polisi Kejar Truk yang Tabrak Pemotor Sampai Tewas di Lumajang

Dengan menggunakan ultrasonografi, dokter di unit gawat darurat mendapati bahwa ginjal kanannya mengalami pembengkakan dan berisi cairan serta batu ginjal. Hasil CT scan mengungkapkan bahwa ukuran batu tersebut berkisar antara 5 mm hingga 2 cm, dan tes darahnya menunjukkan kenaikan jumlah sel darah putih. Ditemukan 300 batu ginjal di perut wanita tersebut.

Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta. Ditemukan 300 batu ginjal di perut wanita.

Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta

Dokter kemudian memberikan antibiotik, mengeluarkan cairan dari ginjalnya dan melakukan operasi minimal invasif untuk mengangkat lebih dari 300 batu ginjal. Kondisi pasien stabil setelah operasi dan diperbolehkan pulang setelah beberapa hari pengamatan, katanya.

Dr Lim Chye-yang, ahli urologi yang melakukan operasi tersebut, mengatakan 9,6 persen orang di Taiwan mungkin terkena batu ginjal seumur hidup mereka, dan pria tiga kali lebih mungkin terkena batu ginjal dibandingkan wanita. Pengidap batu ginjal umumnya berusia antara 50 dan 60 tahun, tambahnya.

Baca Juga : PAN Klaim Video Zulkifli Hasan Soal Tahiyat Tidak Bermaksud Melecehkan Agama

Dr Lim mengatakan kasus batu ginjal lebih banyak terjadi pada musim semi dan musim panas karena suhu udara yang tinggi, yang menyebabkan orang lebih mudah mengalami dehidrasi. Ketika urine menjadi lebih kental, mineral menyatu dan mengkristal membentuk batu.

Wanita Menolak Mengkonsumsi Air Putih, Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta

Wanita Menolak Mengkonsumsi Air Putih, Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta

Apakah Boba Picu Batu Ginjal?

Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD KGEH menjelaskan minuman manis seperti boba tea sejatinya tidak berhubungan langsung dengan timbulnya batu ginjal. Dr. Aru Ariadno kemudian menjelaskan masalah utamanya adalah kurangnya asupan air putih yang lebih bermanfaat dan dibutuhkan oleh tubuh.

“Minum boba tidak menyebabkan batu ginjal tetapi bisa menyebabkan gula darah. Salah satu faktor penting masalah batu ginjal adalah kurang minum air putih,” kata dr Aru.

Baca Juga : Big George Foreman, Film Biografi Petinju Legendaris yang Penuh Inspirasi

“Batu ginjal terbentuk dari berbagai zat terlarut air seperti asam urat, zat kapur, kalsium dan lain-lain. Mereka dikeluarkan melalui ginjal dan jika mengendap akan menimbulkan batu ginjal,” lanjutnya. dr Aru menjelaskan bahwa minuman-minuman dengan bahan dasar yang tidak jelas bisa membebani kerja ginjal. Kebiasaan ini dapat menyebabkan penyakit metabolik berbahaya lainnya. “Minuman seperti itu sangat tinggi kalori sehingga menyebabkan penyakit metabolik seperti diabetes, hipertensi, bahkan gangguan fungsi ginjal lain yang bukan disebabkan batu,” ucap dr Aru.

“Selain itu, hindari minuman bersoda atau yang mengandung unsur-unsur kapur. Makanan mengandung tinggi purin juga harus dihindari untuk mencegah pembentukan batu urat,” ujarnya.

Gejala Batu Ginjal dan Cara Mencegahnya

Dalam kesempatan lain, spesialis urologi dr Hilman Hardiansyah, SpU menjelaskan, salah satu gejala yang menandakan seseorang menderita batu ginjal adalah nyeri pinggang. Jika pasien merasakan gejala tersebut, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Baca Juga : Jamu Kencur, Ramuan Tradisional Redakan Batuk

“Kita bisa melakukan USG dulu. USG untuk mengetahui ginjalnya bengkak atau tidak. Dari USG ginjalnya bengkak, kita bisa lanjut ke CT scan, CT scan urografi, kalau pasiennya nyeri biasanya menggunakan CT scan urografi non-kontras,” ucapnya.

Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah batu ginjal:

  1. Minum air putih dua liter sehari untuk orang dewasa
  2. Jangan menahan buang air kecil
  3. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung tinggi garam

Sumber : detikcom

 

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Demam dan Ruam Merah Belum Tentu Campak, Bisa Juga Penyakit Lain

16 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kenali Fase Prodromal Campak, Gejala Awal yang Sering Tidak Disadari

16 Maret 2026 - 15:50 WIB

Waspada Penularan Penyakit, Cium Bayi Bisa Jadi Sarana Perpindahan Virus

16 Maret 2026 - 15:45 WIB

45 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Lumajang, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

16 Maret 2026 - 15:37 WIB

Menuju Porprov Jatim 2027, KONI dan IMI Lumajang Genjot Latihan Atlet Road Race

9 Maret 2026 - 09:58 WIB

Bukan Sekadar Menunggu Azan, Pemuda Lumajang Ngabuburit dengan Lari Pakai Gamis

5 Maret 2026 - 16:37 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga