Hujan Ekstrem Tiga Hari, Ribuan Warga Lumajang Terjebak Banjir di Tiga Kecamatan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 2 Nov 2025 16:01 WIB ·

Hujan Ekstrem Tiga Hari, Ribuan Warga Lumajang Terjebak Banjir di Tiga Kecamatan


 Hujan Ekstrem Tiga Hari, Ribuan Warga Lumajang Terjebak Banjir di Tiga Kecamatan Perbesar

Lumajang, – Hujan deras dengan intensitas tinggi selama tiga hari terakhir menyebabkan banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Lumajang. Sungai Bondoyudo yang melintasi wilayah Sukodono, Rowokangkung, dan Jatiroto meluap, menenggelamkan permukiman dan berdampak pada lebih dari 1.800 kepala keluarga.

Luapan air mulai merendam rumah warga sejak Sabtu malam (1/11/2025) dan semakin meluas hingga Minggu pagi. Desa Kutorenon di Kecamatan Sukodono menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak, dengan ketinggian air mencapai satu meter di beberapa titik, membuat warga kesulitan beraktivitas sehari-hari.

Baca juga:Pemkab Lumajang Fokus pada Evakuasi dan Bantuan Logistik Selama Masa Tanggap Darurat

“Hujannya deras, airnya datang lama-lama tambah tinggi. Tadi nggak sempat tidur, yang terendam kasur semua. Tinggi air sampai satu meter,” ujar Hendra, warga Desa Kutorenon, Minggu (2/11/2025).

Baca juga:Delapan Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Lumajang: Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang dikerahkan untuk mengevakuasi warga, terutama lansia dan ibu hamil. Evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet karena arus air cukup deras di beberapa lokasi.

“Cuaca ekstrem ini berdampak banjir di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Rowokangkung, Jatiroto, dan Sukodono,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono.

Data sementara BPBD menunjukkan sedikitnya 1.195 kepala keluarga terdampak banjir di Sukodono. Sementara di Kecamatan Rowokangkung, Desa Sidorejo menjadi wilayah terparah dengan sekitar 700 kepala keluarga terdampak.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah