Kasus Pemerkosaan dan Oknum Guru Drumband di Lumajang Masih Dalam Penyelidikan, Polres Minta Waktu - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 22 Mei 2025 14:51 WIB ·

Kasus Pemerkosaan dan Oknum Guru Drumband di Lumajang Masih Dalam Penyelidikan, Polres Minta Waktu


 Kasus Pemerkosaan dan Oknum Guru Drumband di Lumajang Masih Dalam Penyelidikan, Polres Minta Waktu Perbesar

Lumajang, – Kasus pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, masih menjadi perhatian serius.

Namun, hingga kini pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi secara lengkap terkait perkembangan penyidikan kedua kasus yang sedang ditangani, yaitu kasus pemerkosaan dan dugaan pelanggaran yang melibatkan oknum guru drumband.

Kasubsi Pidum Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro Abimanyu, menyampaikan bahwa pelaku dalam kasus pemerkosaan sudah ditahan.

Rencana untuk menggelar konferensi pers sekaligus dengan kasus oknum guru drumband juga sudah disiapkan. Sayangnya, rilis tersebut harus ditunda karena oknum guru yang bersangkutan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Pelaku pemerkosaan di Randuagung sudah ditahan. Kami rencanakan rilis bersama kasus guru drumband, tapi karena yang bersangkutan masih opname, rilisnya ditunda dulu,” ujar Untoro, Kamis (22/5/25).

Lebih lanjut, pihak kepolisian menjadwalkan pemanggilan kedua terhadap oknum guru drumband pada hari yang sama. Namun, saat diminta keterangan lebih rinci mengenai kondisi kesehatan guru tersebut maupun perkembangan penyidikan, Polres Lumajang memilih untuk tidak memberikan jawaban yang jelas.

“Saat ini kami masih menunggu informasi dari penyidik, jadi mohon waktu untuk konfirmasi terlebih dahulu,” tambah Untoro.

Sikap hati-hati ini juga terlihat saat wartawan mencoba menggali informasi lebih dalam tentang kasus pemerkosaan di Randuagung. Polres Lumajang belum bersedia memberikan update terbaru dan meminta waktu untuk berkoordinasi dengan tim penyidik.

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelantikan Pejabat Baru di Jember Dibayangi Silpa Rp700 Miliar

3 Januari 2026 - 11:00 WIB

Ketahanan Pangan Terancam Jadi Korban Silpa, DPRD Minta Perencanaan APBD Lebih Matang

3 Januari 2026 - 09:22 WIB

Silpa Rp 700 Miliar Jadi Alarm Keras Kinerja OPD di Tahun Awal Pemerintahan Jember

3 Januari 2026 - 09:08 WIB

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Trending di Daerah